Jakarta, OkeDailyJatim – Koalisi Mahasiswa Masyarakat Bersatu (KMMB) Sumatera Utara, mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Lapas Kelas III Labuhan Bilik, menyusul pengungkapan dugaan peredaran narkotika oleh Polres Labuhanbatu.
Dalam pengungkapan, polisi setempat mengamankan seorang oknum petugas lapas berinisial AI bersama tujuh warga binaan. Aparat juga menyita sekitar 250 gram sabu, serta puluhan liquid vape yang diduga mengandung etomidate. Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan.
Menanggapi peristiwa itu, Ketua Harian KMMB Sumut, AM Mahendra, menilai pengungkapan tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem pengawasan di dalam lapas. Ia menyatakan pihaknya menolak apabila penyelesaian kasus hanya berhenti pada sanksi administratif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, masuknya narkotika dalam jumlah besar ke dalam lapas harus diusut secara menyeluruh. Ia meminta aparat mengungkap, apakah terdapat dugaan pembiaran atau keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
“Jika seorang warga binaan diduga dapat mengendalikan peredaran narkotika dari dalam lapas, maka pengawasan internal juga harus dievaluasi,” ujar Hendra, kerap disapa.
Hendra juga meminta Kemenimipas RI melakukan pemeriksaan terhadap jajaran yang bertanggung jawab atas pengawasan di Lapas kelas III Labuhan Bilik.
Penulis : Ilham HB
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















