Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

- Editorial Team

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP.,

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP.,

OkeDailyJatim – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) terus memperkuat komunitas belajar guru. Kegiatan digelar di SDN Gapura Barat I dan diikuti unsur pendidikan dari tiga kecamatan.

Kegiatan tersebut dihadiri pengawas sekolah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Kelompok Kerja Guru (KKG), Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO), serta Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) dari Kecamatan Gapura, Dungkek, dan Batang-Batang.

Forum ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya belajar guru secara berkelanjutan. Para peserta mendapat ruang untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta strategi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP., mengatakan komunitas belajar memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Baca Juga:  Integritas Jadi Nafas Pelayanan, Kemenag Sumenep Bangun Budaya Kerja Profesional Lewat Apel Pagi

“Komunitas belajar menjadi ruang bagi guru untuk saling berbagi pengalaman, praktik baik, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan pembelajaran yang dihadapi di sekolah,” kata Akhmad Fairusi disela kegiatan.

Menurut Fairusi, keterlibatan pengawas sekolah bersama K3S, KKG, KKGO, dan KKG PAI menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Setiap unsur memiliki peran dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Kehadiran peserta dari Kecamatan Gapura, Dungkek, dan Batang-Batang juga memperluas ruang kolaborasi. Guru dapat bertukar pengalaman dan praktik baik dengan pendidik dari sekolah maupun wilayah lain.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi. Berbagai gagasan yang muncul dalam komunitas belajar perlu diterjemahkan menjadi praktik nyata yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.

Baca Juga:  Semangat Kemerdekaan dari Gapura, Jalan Sehat HUT RI ke-81 Jadi Ajang Pererat Persaudaraan

“Yang kami dorong bukan sekadar kegiatan berkumpul. Setelah berdiskusi, guru diharapkan mampu membawa hasil belajar itu ke kelas dan menerapkannya dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan komunitas belajar harus memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran. Karena itu, setiap kegiatan diharapkan mampu menghasilkan gagasan dan praktik baik yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan di SDN Gapura Barat I tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pengawas, kepala sekolah, dan guru. Kolaborasi lintas unsur pendidikan dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan pembelajaran di lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai ruang pembelajaran. Guru dituntut terus mengembangkan kemampuan agar mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter peserta didik.

Baca Juga:  Akhmad Fairusi Ungkap Program Taretan Sumenep, Solusi Nyata Atasi Masalah Defisit Guru Sekolah  

“Guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Kami berharap komunitas belajar terus hidup dan berkembang sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran,” tegas Akhmad Fairusi.

Semangat belajar bersama tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. K3S, KKG, KKGO, KKG PAI, dan para pengawas didorong terus menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi untuk berbagi praktik baik dan memperkuat profesionalisme pendidik.

Dengan keterlibatan pengawas serta unsur pendidikan dari Kecamatan Gapura, Dungkek, dan Batang-Batang, penguatan komunitas belajar diharapkan menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dalam membangun budaya belajar berkelanjutan. Kolaborasi antarpemangku pendidikan diharapkan mampu melahirkan pembelajaran yang semakin berkualitas dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Berita Terbaru