OkeDailyJatim – Di tengah hiruk-pikuk jalanan Sumenep, sebungkus nasi menjadi pesan sederhana tentang kepedulian. Melalui program Bungturat, KBS Sumenep kembali menggerakkan aksi berbagi, Jumat (9/10/2026).
Sebanyak 138 nasi bungkus dibagikan kepada masyarakat yang melintas di simpang tiga Mapolresta Sumenep. Aksi ini menghadirkan kepedulian di tengah kesibukan warga yang terus bergerak menjalani aktivitas harian.
Bagi KBS Sumenep, berbagi bukan sekadar menyerahkan makanan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ikhtiar menumbuhkan empati dan mengingatkan masyarakat bahwa sesama tidak boleh dilupakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, SH, menegaskan bahwa program Bungturat menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami, sebungkus nasi bukan hanya makanan, tetapi juga bentuk kepedulian. Kami ingin semangat berbagi terus tumbuh dan dirasakan oleh masyarakat,” kata Akhmad Sahruddin SH kepada media ini, Jum’at (09/10/2026).
Program Bungturat atau bungkus nasi tujuan akhirat menjadi wujud nyata semangat berbagi yang diupayakan KBS Sumenep. Melalui gerakan ini, kepedulian diwujudkan dalam tindakan sederhana yang dapat langsung dirasakan penerimanya.
Di tengah tantangan kehidupan, bantuan sederhana dapat menghadirkan arti tersendiri. KBS Sumenep berharap kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus menunggu seseorang memiliki kelebihan.
Akhmad menambahkan, pihaknya berharap gerakan berbagi tersebut dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menyisihkan sebagian rezeki dan membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing.
“Kami berharap Bungturat terus berjalan dan menggerakkan lebih banyak orang untuk peduli. Tidak harus menunggu kaya, karena kebaikan bisa dimulai dari apa yang kita punya,” ujarnya berharap.
Melalui pembagian 138 nasi bungkus tersebut, KBS Sumenep ingin menjaga semangat solidaritas sosial agar tetap hidup di tengah masyarakat. Sebab, kepedulian yang dilakukan bersama dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih manusiawi.
Dari simpang tiga Mapolresta Sumenep, pesan itu disampaikan melalui tindakan nyata: berbagi sesuai kemampuan, membantu dengan ketulusan, dan tidak menutup mata terhadap kebutuhan sesama.















