OkeDailyJatim – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep mematangkan persiapan Kick Off Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Rapat koordinasi digelar Senin (5/10/2026) di Room Meeting Kemenag Sumenep. Forum tersebut dipimpin Kepala Kemenag Sumenep H. Abdul Wasid, MPd.
Rakor diikuti jajaran pimpinan Kemenag Sumenep. Mereka membahas kesiapan teknis sekaligus memastikan rangkaian kegiatan HSN berjalan terarah dan terkoordinasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir Kasi PAIS Ahmad Said Samsuri, Kasi Pendma Edy Hariyanto, Plt Kasi PD Pontren Sahnawi, Kasi Bimas Islam Moh. Mabrur, serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf.
Salah satu agenda yang dibahas ialah pembacaan Surat Al-Waqi’ah. Kegiatan ini dirancang melibatkan unsur eksternal dan berbagai elemen keagamaan di Kabupaten Sumenep.
Kemenag Sumenep berencana mengundang sejumlah organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, serta Nahdlatul Ulama (NU).
Pelibatan lintas organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi. Momentum HSN 2026 diharapkan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Kepala Kemenag Sumenep H. Abdul Wasid, MPd mengatakan, Kick Off HSN 2026 harus dikemas sebagai momentum memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat.
“HSN bukan hanya milik Kementerian Agama, tetapi momentum kebersamaan seluruh komponen bangsa untuk memuliakan peran santri dan pesantren,” kata Abdul Wasid disela kegiatan.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat memperkuat komunikasi dan menyiapkan agenda secara matang. Pelaksanaan kegiatan juga diharapkan berlangsung tertib dan khidmat.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar peringatan HSN tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Semangat kebersamaan harus dapat dirasakan masyarakat secara luas.
“Karena itu, mari kita sukseskan bersama dengan semangat kolaborasi, kekompakan, dan keikhlasan agar HSN memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah Kemenag Sumenep memastikan persiapan HSN 2026 berjalan optimal. Setiap unsur diminta memperkuat koordinasi sesuai tugas dan perannya.
Dengan melibatkan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat, Kick Off HSN 2026 diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat ukhuwah, sinergi, serta penghormatan terhadap kontribusi santri dan pesantren.















