SUMENEP, OkeDailyJatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui percepatan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Upaya tersebut diwujudkan lewat Sosialisasi Strategi Percepatan Pelunasan PBB yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep di Pendopo Kecamatan Dasuk, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini diikuti perwakilan pemerintah desa dan operator PBB dari 15 desa se-Kecamatan Dasuk bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Dasuk. Forum tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mempercepat realisasi penerimaan daerah yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
Mewakili Camat Dasuk, Sekretaris Kecamatan Dasuk Kamarudin, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada Bapenda Kabupaten Sumenep yang terus melakukan pendampingan kepada pemerintah desa dalam mengoptimalkan penerimaan PBB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sinergi antara Bapenda, kecamatan, dan pemerintah desa menjadi fondasi penting dalam meningkatkan realisasi pelunasan PBB. Kami mengapresiasi langkah Bapenda yang terus memberikan pembinaan sehingga desa memiliki pemahaman yang sama terhadap pentingnya pajak daerah,” kata Kamarudin dalam sambutannya.
Menurutnya, optimalisasi penerimaan PBB akan berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan.
“Kami berharap seluruh pemerintah desa semakin aktif melakukan edukasi kepada masyarakat agar pelunasan PBB dapat diselesaikan tepat waktu. Semakin tinggi kepatuhan masyarakat membayar pajak, semakin besar pula manfaat pembangunan yang dapat dirasakan bersama,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Bapenda Sumenep melalui, Abdul Hamid, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa PBB merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Percepatan pelunasan PBB bukan hanya menjadi target administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan keuangan daerah. Karena itu kami mengajak seluruh pemerintah desa terus membangun koordinasi yang intensif dengan kecamatan maupun Bapenda agar setiap kendala di lapangan dapat diselesaikan secara cepat,” ujar Abdul Hamid.
Ia juga memaparkan data realisasi pelunasan PBB dari seluruh desa di Kecamatan Dasuk sebagai bahan evaluasi untuk mengukur capaian masing-masing desa.
“Data realisasi yang kami sampaikan hari ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh desa untuk meningkatkan kinerjanya. Ketika target PBB tercapai, maka kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah akan semakin optimal dan manfaatnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kolaborasi antara Bapenda, Pemerintah Kecamatan Dasuk, dan seluruh pemerintah desa semakin kuat sehingga target pelunasan PBB dapat tercapai secara maksimal. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga keberlanjutan fiskal daerah sekaligus mempercepat pembangunan yang merata di Kabupaten Sumenep.










