SUMENEP, OkeDailyJatim – Upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekonomi dan tanggung jawab sebagai warga negara mulai digencarkan di lingkungan madrasah. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Universitas Wiraraja (Unija) menghadirkan edukasi perpajakan bagi siswa MTsN 1 Sumenep, Jumat (24/7).
Program ini menjadi bagian dari penguatan literasi keuangan sejak dini. Para siswa diajak memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan fondasi yang menopang pembangunan nasional, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.
Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya mengenal pengertian pajak, tetapi juga memahami manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari serta pentingnya menjadi warga negara yang bertanggung jawab di masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala MTsN 1 Sumenep, Ahmad Mufris, menilai pengenalan perpajakan sejak bangku sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kami bangga siswa MTsN 1 Sumenep mendapatkan wawasan tentang pajak sejak dini. Semoga pengetahuan ini menjadi fondasi lahirnya generasi yang cerdas secara finansial, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa,” ujar Ahmad Mufris.
Ia menambahkan, edukasi semacam ini memberikan nilai lebih bagi peserta didik karena memperluas wawasan di luar pembelajaran formal dan menanamkan kesadaran akan hak serta kewajiban sebagai warga negara sejak usia sekolah.
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, yang mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui program yang menyentuh kebutuhan nyata generasi muda.
“Sinergi seperti ini perlu terus dikembangkan agar lahir generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik dan akhlak, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang wawasan kebangsaan, ekonomi, dan perpajakan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan,” kata Abdul Wasid.
Menurutnya, kolaborasi dunia pendidikan dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk memperkaya wawasan siswa sekaligus memperkuat literasi keuangan, kebangsaan, dan karakter yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan zaman.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Wiraraja tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membangun budaya sadar pajak di kalangan pelajar. Langkah ini diharapkan melahirkan generasi muda yang memahami bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian penting dari kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Edukasi perpajakan sejak dini menjadi salah satu investasi sumber daya manusia yang bernilai strategis. Ketika kesadaran itu tumbuh di lingkungan madrasah, harapannya akan lahir generasi Indonesia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap pembangunan nasional.










