NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

- Editorial Team

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LP Ma’arif PCNU Sumenep Perkuat Pendidikan NU hingga MWC, Siapkan Generasi Unggul dan Berkarakter

LP Ma’arif PCNU Sumenep Perkuat Pendidikan NU hingga MWC, Siapkan Generasi Unggul dan Berkarakter

OkeDailyJatim – Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep mulai menggerakkan konsolidasi pendidikan hingga tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) NU. Langkah ini disiapkan untuk membangun gerakan pendidikan yang lebih kuat, terarah, dan berkelanjutan.

Penguatan tersebut dibahas dalam NU Education Summit Sumenep 2026 melalui Dialog Pendidikan NU dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama MWC NU se-Kabupaten Sumenep di Aula PCNU Sumenep, Ahad (23/8/2026).

Forum pendidikan itu mengusung tema “Menyiapkan Generasi Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing Menuju Era Keemasan NKRI”. Tema tersebut menjadi pijakan untuk menyusun arah pendidikan NU yang mampu menjawab tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LP Ma’arif PCNU Sumenep, Dr. Salamet, menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya dikelola melalui lembaga formal. Menurutnya, NU harus memperluas gerakan pendidikan hingga menyentuh kebutuhan masyarakat.

“MWC NU harus memiliki gerakan pendidikan nyata. Bukan sekadar mengawal sekolah, tetapi menghadirkan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.” kata Dr. Salamet.

Baca Juga:  Staf Ahli Bupati Hadiri Peresmian Griya Sehat LKNU Sumenep, Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Thibbun Nabawi

Menurut dia, MWC NU memiliki posisi penting karena berada paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, penguatan LP Ma’arif di tingkat MWC dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk membangun program pendidikan sesuai karakter dan kebutuhan tiap wilayah.

Gerakan pendidikan tersebut tidak hanya diarahkan pada sekolah atau madrasah. LP Ma’arif juga mendorong pengembangan pendidikan nonformal berupa kursus, pelatihan, pendidikan keterampilan, pembinaan generasi muda, hingga peningkatan kapasitas masyarakat.

Di saat yang sama, kualitas pengelolaan lembaga pendidikan menjadi perhatian. Penguatan kompetensi guru, tenaga kependidikan, karakter peserta didik, nilai Aswaja, pemanfaatan teknologi, digitalisasi, kemitraan, dan kemandirian lembaga menjadi bagian dari agenda yang disiapkan.

“Pendidikan NU harus dibangun sebagai gerakan bersama agar mampu menjadi kekuatan strategis dalam menyiapkan generasi masa depan bangsa.” tambahnya.

Wakil Ketua PCNU Sumenep, KH. Muhammad Husna Nafi, menilai pengembangan pendidikan NU tidak boleh dibebankan kepada satu lembaga. Seluruh unsur NU dinilai memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran.

Baca Juga:  Kadisdik Sumenep Ingatkan Kepala Sekolah, Kolaborasi dan Inovasi Menjadi Kunci Kemajuan Pendidikan

“Pendidikan NU yang unggul membutuhkan dukungan semua pihak. Tanggung jawabnya harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya LP Ma’arif.” tegasnya.

Ia mendorong lembaga dan badan otonom NU bergerak sesuai kapasitas masing-masing. Dengan pola tersebut, pendidikan diharapkan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian penting dari gerakan organisasi secara keseluruhan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, S.Pd., M.Pd. Kehadirannya memperkuat ruang dialog antara NU dan pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

Perspektif akademik turut memperkaya forum melalui paparan Direktur Pascasarjana Universitas Annuqayah, Dr. Damanhuri, serta Wakil Rektor UIN Madura, Prof. Muhammad Ali Al-Humaidy, M.Si.

Berbagai persoalan pendidikan dibahas, mulai dari perubahan lingkungan belajar, perkembangan teknologi, tuntutan kompetensi generasi muda, hingga pentingnya menjaga nilai keislaman dan ke-NU-an di tengah persaingan yang semakin terbuka.

Baca Juga:  PCNU Sumenep Kawal Nasib Petani, Serapan Tembakau Jadi Prioritas Bersama

Keterlibatan lembaga, badan otonom, dan Aswaja Center NU Kabupaten Sumenep menjadi sinyal bahwa pendidikan mulai diarahkan sebagai agenda bersama. Konsolidasi lintas unsur itu diharapkan mampu memperkuat jejaring pendidikan dari tingkat PCNU hingga MWC dan ranting.

LP Ma’arif PCNU Sumenep menargetkan hasil forum tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Konsolidasi tersebut diharapkan melahirkan program konkret yang dapat dijalankan MWC NU sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Pada akhirnya, NU Education Summit Sumenep 2026 menjadi momentum untuk menanamkan fondasi pendidikan yang lebih kuat. Dari MWC, gerakan pendidikan NU diharapkan tumbuh menjadi ekosistem yang unggul, berkarakter, adaptif, dan berdaya saing.

Gerakan itu diarahkan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kokoh dalam karakter, berakar pada nilai keislaman dan Aswaja, serta siap mengambil peran dalam perjalanan menuju masa depan bangsa.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:59 WIB

NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Berita Terbaru