OkeDailyJatim – Musibah angin puting beliung yang menerjang Desa Tambuko, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, mendapat respons cepat dari pemerintah bersama lembaga sosial.
Camat Guluk-Guluk Mohammad Halil Rosihan, S.Sos., M.Si., mengatakan kehadiran pemerintah bersama BAZNAS merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Alhamdulillah, Pemkab Sumenep melalui BAZNAS, Pemerintah Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko hadir membantu warga yang rumahnya roboh.” kata Halil disela kegiatan, Minggu (23/08/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya menegaskan, pemerintah tidak hanya hadir saat kondisi normal. Ketika masyarakat mengalami musibah, pemerintah juga harus bergerak memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan.
Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap warga terdampak bencana.
“Kami ingin warga terdampak merasakan langsung kepedulian pemerintah. Bantuan ini adalah bentuk gotong royong untuk meringankan beban mereka.” tegasnya.
Gerak bersama tersebut kemudian diperkuat Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep.
Pemkab Sumenep melalui Dinsos P3A menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Tambuko. Bantuan itu berupa beras, mie, minyak goreng, kecap dan gula.
Secara terpisah, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep Dr. R. Abd. Rahman Riadi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Pemkab Sumenep melalui Dinsos P3A menyalurkan bantuan berupa beras, mie, minyak goreng, kecap dan gula untuk membantu warga yang terdampak puting beliung.” ujar Dr. Rahman Riadi.
Menurut Rahman Riadi, bantuan kebutuhan pokok diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus meringankan beban warga selama masa pemulihan pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan membantu memenuhi kebutuhan pangan mereka setelah mengalami musibah.” ungkapnya.
Bantuan tersebut disalurkan secara langsung kepada warga terdampak. Kehadiran pemerintah dan BAZNAS juga menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang mengalami musibah tetap mendapatkan perhatian.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep Akhmad Rahman, S.Pd., serta Kepala Desa Tambuko H. Ilfiluhin, S.H.
Kolaborasi Dinsos P3A, BAZNAS, Pemerintah Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko menunjukkan bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan sinergi lintas sektor.
Bagi warga terdampak, bantuan yang diberikan menjadi dukungan nyata di tengah kondisi sulit. Selain membantu kebutuhan dasar, kehadiran pemerintah dan lembaga sosial diharapkan memberikan semangat bagi masyarakat untuk segera bangkit.
Sinergi empat pilar tersebut diharapkan terus berjalan dalam memastikan kondisi warga terdampak mendapat perhatian. Pemerintah juga mendorong semangat gotong royong sebagai kekuatan bersama dalam menghadapi setiap musibah.










