Ia menambahkan, edukasi langsung dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka antara petugas dan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan membuat warga memahami manfaat tertib administrasi.
“Edukasi menjadi bagian penting dalam operasi ini. Kami ingin masyarakat memahami kewajibannya dan tidak menunda pembayaran hingga tunggakan semakin besar,” ungkap Suhermanto.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Sumenep, IPDA Dypta, S.H., memastikan pemeriksaan kendaraan dilakukan secara persuasif. Kelengkapan dokumen turut menjadi perhatian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sekitar empat pelanggaran yang berkaitan dengan bukti kepemilikan kendaraan. Penanganan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Ia mengatakan pendekatan humanis tetap menjadi pilihan utama dalam pelaksanaan pemeriksaan. Pengendara diberikan pemahaman agar tertib administrasi dan berlalu lintas.
“Kami mengutamakan pendekatan humanis dalam pemeriksaan. Komunikasi yang baik harus dijaga agar seluruh kegiatan berjalan tertib, aman, sehat, dan lancar,” ujar IPDA Dypta.
Meski demikian, penindakan tetap dilakukan ketika ditemukan pelanggaran yang tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan persuasif. Hal tersebut menjadi bagian dari tugas petugas di lapangan.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










![Pemerintah Kabupaten Sumenep benahi tata kelola penyusunan produk hukum daerah. Setiap SK dan Perbup wajib mendapat fasilitasi dari Bagian Hukum. ®okedailyjatim [Foto: Dok. Kabagkum Setdakab Sumenep, Bambang Suyitno, S.H., M.Si.]](https://jatim.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260910_164922-225x129.jpg?v=1789033911)




