Yonif TP 931/KJ dan Ratusan Warga Bergerak, Kerja Bakti Nasional Hidupkan Semangat Indonesia ASRI di Sumenep

- Editorial Team

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yonif TP 931/KJ dan Ratusan Warga Bergerak, Kerja Bakti Nasional Hidupkan Semangat Indonesia ASRI di Sumenep

Yonif TP 931/KJ dan Ratusan Warga Bergerak, Kerja Bakti Nasional Hidupkan Semangat Indonesia ASRI di Sumenep

OkeDailyJatim – Semangat gotong royong kembali menguat di Kabupaten Sumenep. Personel Yonif TP 931/KJ bersama pemerintah dan masyarakat menggelar Kerja Bakti Nasional di Desa Paberasan, Sabtu (29/8/2026).

Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik dan Indah. Kegiatan ini menyatukan unsur TNI, pemerintah, LDII, instansi serta masyarakat dalam satu gerakan nyata.

Sebanyak 30 personel Yonif TP 931/KJ diterjunkan bersama sekitar 200 masyarakat dan unsur instansi. Mereka bergerak membersihkan sejumlah fasilitas dan ruang publik yang menjadi sasaran kerja bakti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara terpisah, Danyonif TP 931/KJ Mayor Inf Aditya Danang menegaskan bahwa kerja bakti menjadi ruang penting untuk membangun kebersamaan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dilakukan secara konsisten dan bersama.

“Kerja bakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan. TNI ingin hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mayor Inf Aditya Danang kepada media ini, Sabtu (29/08/2026).

Baca Juga:  Maulid Nabi di Masjid Agung Sumenep, MTsN 2 Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Kegiatan diawali pada pukul 07.30 WIB di Balai Kemasyarakatan Kantor Pemerintah Desa Paberasan. Setelah persiapan, peserta kemudian bergerak menuju sejumlah titik yang telah ditentukan.

Lima lokasi menjadi sasaran utama kegiatan, yakni Makam Congkop Dusun Padaringan Barat, Makam Gung Delem Dusun Padaringan Temor, Makam Kebun Lalang, Agung Somar Dusun Pandian dan Pasar Jengara.

Mayor Inf Aditya Danang menyebut keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas unsur dinilai mampu membuat gerakan menjaga lingkungan semakin kuat dan berkelanjutan.

“Keterlibatan masyarakat adalah kekuatan utama. Ketika semua unsur bergerak bersama, lingkungan menjadi lebih terawat dan rasa kepedulian sosial juga semakin tumbuh,” katanya.

Baca Juga:  Rakerkab KONI Sumenep 2026, Bupati Fauzi Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

Di lapangan, personel Yonif TP 931/KJ dan masyarakat bahu-membahu melakukan pembersihan. Suasana gotong royong terlihat di berbagai titik ketika peserta bekerja menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Gerakan Indonesia ASRI tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi pesan bahwa lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah membutuhkan kesadaran serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Menurut Mayor Inf Aditya Danang, keberadaan prajurit di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

“Kami ingin kehadiran prajurit benar-benar dirasakan manfaatnya. Bersama masyarakat, kami menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” tutur Danyonif Mayor Inf Aditya Danang.

Kerja Bakti Nasional di Paberasan juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, TNI dan warga. Semangat tersebut menjadi modal penting menjaga kebersihan bersama.

Baca Juga:  BUMDesMa Bluto LKD Bersholawat dan Berbagi Bansos, Wabup Sumenep Apresiasi Konsistensi Santuni Warga

Kegiatan berlangsung hingga pukul 11.40 WIB. Seluruh rangkaian kerja bakti berjalan aman, tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Peserta kemudian mengakhiri kegiatan setelah seluruh sasaran pembersihan ditangani.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus tumbuh dan menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kerja bakti di Desa Paberasan akhirnya bukan sekadar agenda kebersihan. Di balik sapu, cangkul dan langkah para peserta, tersimpan pesan kuat tentang kepedulian, persatuan dan semangat membangun lingkungan.

Dari Paberasan, semangat Indonesia ASRI kembali menemukan bentuknya melalui aksi nyata. TNI, pemerintah dan masyarakat membuktikan bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra
MTsN 2 Sumenep Sambut 10 Mahasiswa PLP UIN Madura, Dorong Calon Guru Melek Teknologi
Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan
Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak
SLB Cinta Ananda Lalangon Bersholawat, Cinta Tanpa Batas Jadi Pesan Maulid Nabi
Ra Navis Tembus Forum Politik ASEAN, Golkar Sumenep Bawa Nama Daerah ke Panggung Regional
Prestasi Ganda MAN Sumenep: Basket Putri Juara 1, Putra Raih Juara 3 di Atom Mansas 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

MTsN 2 Sumenep Sambut 10 Mahasiswa PLP UIN Madura, Dorong Calon Guru Melek Teknologi

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 07:32 WIB

Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Selasa, 8 September 2026 - 07:27 WIB

Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak

Berita Terbaru