Persoalan utama daerah ini bukan sekadar apa nama kabupatennya, melainkan bagaimana pemerintah mengelola pembangunan agar masyarakat daratan dan kepulauan memperoleh hak dan pelayanan yang setara.
Sumenep, kata Fauzan, tidak sedang membutuhkan sekadar nama baru. “Sumenep membutuhkan kualitas pembangunan. Yang perlu dibenahi pertama bukan mengganti nama, tetapi cara pemerintah dalam mengurus daerahnya,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Thaifur Rasyid
Editor : Syahid Badri
Sumber Berita: Okedailycom










