Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Kemenag Sumenep Ajak Pendidik Hadirkan Pembelajaran yang Bermakna

- Editorial Team

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Abdul Wasid: Mendongeng Jadi Kunci Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Abdul Wasid: Mendongeng Jadi Kunci Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Sumenep, OkeDailyJatim – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini terus diperkuat Kemenag Sumenep, melalui pembinaan dan peningkatan kompetensi guru PAUD yang digelar di Aula Al Ikhlas, Kamis (16/7/2026).

Kemenag Sumenep menegaskan bahwa kualitas guru merupakan faktor utama dalam menentukan lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Kegiatan yang diikuti guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep itu dibuka dengan doa yang dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma), Edy Hariyanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, memberikan pembinaan sekaligus penguatan mengenai strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan anak usia dini.

Dalam pembinaannya, Abdul Wasid menyoroti pentingnya metode mendongeng sebagai salah satu pendekatan belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu menjadi media efektif untuk membentuk karakter peserta didik sejak usia emas pertumbuhan mereka.

Baca Juga:  RKPDes 2027 Jadi Titik Balik Desa Mandiri di Batuputih

“Mendongeng bukan sekadar menyampaikan cerita. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan, pendidikan karakter, penguatan imajinasi, hingga latihan berpikir kritis yang dapat ditanamkan kepada anak sejak usia dini. Karena itu, guru harus mampu menjadikan cerita sebagai sarana membangun masa depan anak,” ujar Abdul Wasid.

Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak lagi sebatas menyampaikan materi pembelajaran. Guru PAUD dituntut mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif, komunikatif, dan menyenangkan agar anak dapat tumbuh dengan kemampuan berpikir yang baik sekaligus memiliki karakter yang kuat.

Abdul Wasid menegaskan bahwa kompetensi guru harus berkembang secara utuh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi agar proses pembelajaran mampu menjawab kebutuhan perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

Baca Juga:  Sekcam Gayam Hadiri Musdes RKPDes 2027, Perkuat Sinergi Bangun Desa Prambanan

“Guru PAUD harus terus meningkatkan kompetensi diri. Bukan hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan membimbing, memberi teladan, serta menghadirkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna bagi setiap anak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan peningkatan kompetensi tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial ataupun sebatas memperoleh sertifikat pelatihan. Seluruh materi yang diperoleh selama pembinaan harus diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di masing-masing satuan pendidikan.

Menurut Abdul Wasid, keberhasilan pendidikan anak usia dini sangat ditentukan oleh komitmen guru dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh menjadi inovasi pembelajaran yang mampu membangun rasa ingin tahu, kreativitas, dan kepercayaan diri anak.

“Saya berharap seluruh ilmu yang diperoleh hari ini benar-benar diimplementasikan di ruang kelas. Teruslah menjadi guru yang kreatif, inovatif, dan inspiratif, karena dari tangan para guru PAUD akan lahir generasi penerus bangsa yang berkualitas dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas Abdul Wasid.

Baca Juga:  Wisata Edukasi di Sumenep, Helmi Art Museum Pajang Artefak Nusantara dan Keramik Kuno Bernilai Tinggi

Pada kesempatan tersebut, Abdul Wasid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru PAUD di Kabupaten Sumenep yang selama ini terus mengabdikan diri mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan profesionalisme. Ia menilai dedikasi para guru merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sumenep semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, serta memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Facebook Comments Box

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM
Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Gapura, Ratusan Peserta Tumpahkan Semangat Kemerdekaan
Double Winner! SDN Pajagalan II Sumenep Ukir Prestasi Gemilang di Festival Sepeda Hias HUT ke-81 RI
Sumenep Kepulauan Menggema, Ketua Fraksi PDIP Dorong Perubahan Nomenklatur Jadi Gerakan Bersama
Expo Madrasah 2026 Jadi Panggung Kreativitas Siswa Sumenep, Abdul Wasid: Dari Madrasah Lahir Karya Inspiratif
Industri Wiraraja Madura Dikebut, Emil Dardak Pastikan Investasi Patuh Aturan dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Gapura, Ratusan Peserta Tumpahkan Semangat Kemerdekaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Double Winner! SDN Pajagalan II Sumenep Ukir Prestasi Gemilang di Festival Sepeda Hias HUT ke-81 RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Sumenep Kepulauan Menggema, Ketua Fraksi PDIP Dorong Perubahan Nomenklatur Jadi Gerakan Bersama

Berita Terbaru