Industri Wiraraja Madura Dikebut, Emil Dardak Pastikan Investasi Patuh Aturan dan Buka Lapangan Kerja

- Editorial Team

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri Wiraraja Madura Dikebut, Emil Dardak Pastikan Investasi Patuh Aturan dan Buka Lapangan Kerja

Industri Wiraraja Madura Dikebut, Emil Dardak Pastikan Investasi Patuh Aturan dan Buka Lapangan Kerja

OkeDailyJatim – Pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura di Bangkalan, Jawa Timur, mulai mendapat perhatian serius Pemprov Jatim.

Kawasan ini disiapkan menjadi magnet investasi baru yang menghubungkan potensi Madura dengan industri nasional dan pasar global.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, pemerintah daerah siap mengawal percepatan investasi tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap minat investasi harus diproses sesuai aturan. Kami ingin percepatan berjalan cepat, tetapi tetap berada dalam koridor hukum.” kata Emil.

Emil menegaskan, Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal untuk memastikan setiap rencana investasi mendapat proses yang tepat.

Baca Juga:  Wakaf Al-Qur'an Tembus Kepulauan, Rumah Syamil Qur'an Madukismo Salurkan Mushaf ke Yayasan Al Hikmah Talango

“Kami akan mengecek detail perkembangannya bersama dinas terkait, termasuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah di Bangkalan.” ujarnya.

Menurut Emil, sinergi dengan pemerintah kabupaten menjadi kunci agar pengembangan industri di Madura memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang paling penting, kawasan ini harus memberi dampak baik bagi Madura, terutama membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.” imbuhnya.

Pengembangan Wiraraja Madura sebelumnya didorong pemerintah pusat melalui kemitraan strategis dengan Guangdong (Fenyong) Asean Industrial Park, Cina.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pengembangan kawasan tersebut bagian dari penguatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Cina.

Baca Juga:  Askab PSSI Sumenep Digitalisasi Kompetisi U-13, Gunakan Aplikasi SIAP PSSI untuk Pertama Kalinya

“Kawasan di Madura ke depan menjadi kawasan heavy industry Indonesia. Kehadiran Bangkalan akan membuat struktur industri lebih seimbang.” ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan, sejumlah klaster industri dirancang masuk ke Kawasan Industri Wiraraja, mulai cokelat, matras, tekstil hingga benang.

“Harapannya, perdagangan juga bisa menggunakan mata uang masing-masing sehingga hubungan ekonomi Indonesia dan Cina makin kuat.” harapnya.

Rencana tersebut menjadi peluang besar bagi Madura untuk keluar dari ketergantungan pada sektor ekonomi tradisional dan masuk ke industri bernilai tambah.

Bangkalan diproyeksikan menjadi salah satu pintu masuk investasi industri baru yang dapat menggerakkan rantai ekonomi Madura secara lebih luas.

Baca Juga:  Paskibraka Sumenep 2026 Siap Kibarkan Merah Putih, Dandim Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab

Jika terealisasi, kawasan industri ini berpotensi menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta memperkuat konektivitas ekonomi masyarakat Madura.

Pemprov Jatim kini menunggu perkembangan lebih lanjut sekaligus memastikan seluruh proses investasi berjalan transparan, terukur, dan sesuai ketentuan.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Kawasan Industri Wiraraja Madura diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Bagi Madura, percepatan industri bukan sekadar pembangunan kawasan, tetapi peluang menghadirkan investasi, pekerjaan, dan masa depan ekonomi yang lebih kuat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar
SonGENnep FC Pastikan Tiket Liga Nusantara Jatim 2026, Bawa Asa Baru Futsal Sumenep
Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:19 WIB

4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN

Berita Terbaru