OkeDailyJatim – Pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura di Bangkalan, Jawa Timur, mulai mendapat perhatian serius Pemprov Jatim.
Kawasan ini disiapkan menjadi magnet investasi baru yang menghubungkan potensi Madura dengan industri nasional dan pasar global.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, pemerintah daerah siap mengawal percepatan investasi tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap minat investasi harus diproses sesuai aturan. Kami ingin percepatan berjalan cepat, tetapi tetap berada dalam koridor hukum.” kata Emil.
Emil menegaskan, Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal untuk memastikan setiap rencana investasi mendapat proses yang tepat.
“Kami akan mengecek detail perkembangannya bersama dinas terkait, termasuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah di Bangkalan.” ujarnya.
Menurut Emil, sinergi dengan pemerintah kabupaten menjadi kunci agar pengembangan industri di Madura memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang paling penting, kawasan ini harus memberi dampak baik bagi Madura, terutama membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.” imbuhnya.
Pengembangan Wiraraja Madura sebelumnya didorong pemerintah pusat melalui kemitraan strategis dengan Guangdong (Fenyong) Asean Industrial Park, Cina.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pengembangan kawasan tersebut bagian dari penguatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Cina.
“Kawasan di Madura ke depan menjadi kawasan heavy industry Indonesia. Kehadiran Bangkalan akan membuat struktur industri lebih seimbang.” ujar Airlangga.
Airlangga menjelaskan, sejumlah klaster industri dirancang masuk ke Kawasan Industri Wiraraja, mulai cokelat, matras, tekstil hingga benang.
“Harapannya, perdagangan juga bisa menggunakan mata uang masing-masing sehingga hubungan ekonomi Indonesia dan Cina makin kuat.” harapnya.
Rencana tersebut menjadi peluang besar bagi Madura untuk keluar dari ketergantungan pada sektor ekonomi tradisional dan masuk ke industri bernilai tambah.
Bangkalan diproyeksikan menjadi salah satu pintu masuk investasi industri baru yang dapat menggerakkan rantai ekonomi Madura secara lebih luas.
Jika terealisasi, kawasan industri ini berpotensi menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta memperkuat konektivitas ekonomi masyarakat Madura.
Pemprov Jatim kini menunggu perkembangan lebih lanjut sekaligus memastikan seluruh proses investasi berjalan transparan, terukur, dan sesuai ketentuan.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Kawasan Industri Wiraraja Madura diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
Bagi Madura, percepatan industri bukan sekadar pembangunan kawasan, tetapi peluang menghadirkan investasi, pekerjaan, dan masa depan ekonomi yang lebih kuat.










