Tinjau Budidaya Lele dan Ayam Petelur di Ganding, Bupati Fauzi Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

- Editorial Team

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Saat Meninjau Budidaya Ikan Lele di Desa Bataal Timur Kecamatan Ganding, Kamis (30/07/2026)

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Saat Meninjau Budidaya Ikan Lele di Desa Bataal Timur Kecamatan Ganding, Kamis (30/07/2026)

SUMENEP, OkeDailyJatim – Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan meninjau langsung budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok masyarakat di Desa Bataal Timur, Kecamatan Ganding, Kamis (30/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Camat Ganding Abdul Khalid, S.Sos., M.Si., Kabag Humas dan Protokol Setdakab Sumenep Helmi, jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, serta perangkat Desa Bataal Timur.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah daerah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pasokan bahan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi, Bupati meninjau enam kolam budidaya ikan lele yang dikelola kelompok masyarakat. Dalam satu siklus pemeliharaan selama sekitar tiga hingga tiga setengah bulan.

Baca Juga:  Kemenag Sumenep Gandeng BAZNAS dan LAZ Bedah Rumah Warga Ambunten

Kelompok tersebut mampu menghasilkan panen mencapai 1 ton 3 kuintal ikan lele. Hasil produksi itu dipasarkan sebagai salah satu pemasok kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumenep.

“Program pemberdayaan ini kami arahkan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Hasil budidaya lele tidak hanya meningkatkan pendapatan kelompok, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis yang terus meningkat,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo disela kegiatan tersebut.

Selain budidaya lele, Bupati Fauzi juga meninjau peternakan ayam petelur yang menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Dari sekitar 1.000 ekor ayam, tingkat produksi telur mencapai sekitar 84 persen setiap hari, sehingga dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga:  Malam Pisah Kenang Kapolresta Sumenep, Sinergi dan Pengabdian Jadi Warisan Kepemimpinan

Menurut orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep pada tahun ini terus mengalokasikan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok-kelompok masyarakat agar mampu mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan.

“Tahun ini Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menyalurkan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok masyarakat. Tujuannya bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun usaha yang produktif, mandiri, memiliki daya saing, dan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua DPC PDI-P Sumenep itu menegaskan, program pemberdayaan yang dikembangkan pemerintah daerah tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memastikan hasil usaha masyarakat memiliki pasar yang jelas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.

Baca Juga:  Koperasi Syafaat Ganding Sumenep Bersiap Naik Kelas, Diskop UKM Perindag Kawal Legalitas hingga Jadi Koperasi Modern

“Kami ingin setiap program pemberdayaan memiliki dampak ekonomi yang nyata. Ketika hasil budidaya masyarakat terserap pasar, termasuk untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis, maka roda perekonomian desa akan bergerak, pendapatan masyarakat meningkat, dan kesejahteraan mereka akan semakin baik,” tegas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong pengembangan sektor perikanan dan peternakan sebagai salah satu kekuatan ekonomi desa. Melalui sinergi antara pemerintah, kelompok masyarakat, dan pemerintah desa, program pemberdayaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, membuka lapangan usaha baru, serta menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM
Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Gapura, Ratusan Peserta Tumpahkan Semangat Kemerdekaan
Double Winner! SDN Pajagalan II Sumenep Ukir Prestasi Gemilang di Festival Sepeda Hias HUT ke-81 RI
Sumenep Kepulauan Menggema, Ketua Fraksi PDIP Dorong Perubahan Nomenklatur Jadi Gerakan Bersama
Expo Madrasah 2026 Jadi Panggung Kreativitas Siswa Sumenep, Abdul Wasid: Dari Madrasah Lahir Karya Inspiratif
Industri Wiraraja Madura Dikebut, Emil Dardak Pastikan Investasi Patuh Aturan dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:19 WIB

4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Gapura, Ratusan Peserta Tumpahkan Semangat Kemerdekaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Double Winner! SDN Pajagalan II Sumenep Ukir Prestasi Gemilang di Festival Sepeda Hias HUT ke-81 RI

Berita Terbaru