OkeDailyJatim – Satlantas Polresta Sumenep kembali menunjukkan komitmennya menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Melalui program Polantas Menyapa, petugas memberikan teguran humanis kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm.
Kegiatan tersebut berlangsung Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di depan SMP 2 Sumenep. Kehadiran personel di lokasi bukan sekadar melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat pengguna jalan.
Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari upaya jajaran kepolisian menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Sumenep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengedepankan teguran yang humanis, namun tetap tegas. Penggunaan helm bukan sekadar kewajiban dalam aturan lalu lintas, tetapi merupakan perlindungan penting untuk mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan,” ujar AKP Beny Kuncoro.
Menurut Beny, kesadaran menggunakan helm harus tumbuh dari dalam diri setiap pengendara. Karena itu, teguran diberikan sebagai bentuk edukasi agar masyarakat memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata kewajiban karena adanya petugas.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa tertib berlalu lintas dimulai dari diri sendiri. Helm harus digunakan setiap berkendara, baik ketika menempuh jarak jauh maupun hanya perjalanan singkat,” tegasnya.
Program Polantas Menyapa juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat. Dengan pendekatan persuasif, petugas menyampaikan pesan keselamatan secara santun sekaligus mengingatkan pengendara agar tidak mengabaikan aturan yang dapat melindungi dirinya maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami akan terus hadir memberikan edukasi dan teguran secara persuasif. Harapannya, budaya tertib berlalu lintas tumbuh kuat dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap AKP Beny.
Beny menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kapolresta Sumenep dalam membangun situasi lalu lintas yang semakin aman dan tertib. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga aktif mencegah potensi kecelakaan melalui edukasi dan pendekatan langsung.
“Keselamatan adalah prioritas. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep mematuhi aturan, memakai helm, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya jalan yang aman bagi semua,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polresta Sumenep menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan sebagai strategi membangun kesadaran masyarakat sekaligus mewujudkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas yang berkelanjutan.















