Sumenep, OkeDailyJatim – Tidak ada panggung megah. Tidak pula agenda seremonial yang panjang. Namun, dari sebuah pertemuan sederhana di Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, tersimpan semangat besar untuk saling menguatkan di antara penyandang disabilitas.
Perkumpulan Penyandang Disabilitas Sumenep (PPDS) menerima kunjungan sahabat-sahabat penyandang disabilitas dari Kabupaten Pamekasan.
Pertemuan itu menjadi ruang silaturahmi yang hangat, tempat setiap peserta bebas berbagi cerita, bertukar pengalaman, hingga saling memberi motivasi agar semakin percaya diri menjalani kehidupan bermasyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai topik mengemuka dalam perbincangan. Mulai dari pengalaman bekerja, tantangan yang dihadapi sebagai penyandang disabilitas, hingga cara membangun keberanian untuk tampil dan berinteraksi dengan masyarakat di luar lingkungan masing-masing.
Ketua PPDS Sumenep, Suryati Ningsih, mengatakan bahwa pertemuan seperti ini memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar berkumpul.
“Kami ingin teman-teman disabilitas merasa tidak sendirian. Dengan saling bertemu dan berbagi pengalaman, kami bisa saling menguatkan dan membangun rasa percaya diri,” ujar Suryati kepada media ini, Minggu (19/07/2026).
Ia menjelaskan, diskusi yang berlangsung santai justru membuat peserta lebih terbuka dalam menyampaikan pengalaman hidup maupun tantangan yang mereka hadapi.
“Kami saling bertukar pendapat, berbagi cerita tentang pekerjaan, dan memberikan semangat agar teman-teman semakin berani bersosialisasi dengan masyarakat luas,” katanya.
Suryati menambahkan, kegiatan serupa sebenarnya rutin dilaksanakan bersama anggota PPDS di Kabupaten Sumenep setiap bulan.
Namun, kesempatan untuk bersilaturahmi dengan komunitas disabilitas dari luar daerah masih belum sering dilakukan.
“Pertemuan rutin di Sumenep selalu kami laksanakan setiap bulan. Sementara untuk bertemu sahabat-sahabat disabilitas dari luar kabupaten memang tidak sesering itu, sehingga setiap momen seperti ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Suryati
Menurutnya, hubungan antarkomunitas perlu terus dipelihara karena mampu menumbuhkan semangat baru sekaligus memperluas jejaring persaudaraan penyandang disabilitas di Madura.
“Harapan kami, silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga semakin banyak ruang pertemuan yang membuat penyandang disabilitas lebih mandiri, lebih percaya diri, dan semakin aktif berkontribusi di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan itu menjadi pengingat bahwa dukungan, kebersamaan, dan komunikasi antarsesama penyandang disabilitas merupakan bagian penting dalam membangun mental yang kuat.
Dari pertemuan sederhana inilah tumbuh optimisme bahwa penyandang disabilitas mampu terus berkembang, berkarya, dan mengambil peran yang setara di tengah kehidupan masyarakat.
Penulis : Supriyadi Prayitno
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim















