Opini: Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Dalam kerangka tersebut, reformasi institusi sipil merupakan fondasi penting bagi terciptanya negara yang demokratis, efektif, dan berdaya tahan menghadapi berbagai tantangan tata kelola.

Sebab dalam perspektif tata negara demokratis, peran serta militer perlu dijaga agar setiap perluasan peran tetap memiliki dasar hukum yang jelas, mekanisme akuntabilitas, serta pengawasan sipil yang efektif.

Baca Juga:  Seorang Kakek di Sumenep Dibacok Tetangganya, Diduga Motif Asmara

Dengan demikian, keseimbangan antara penguatan institusi sipil dan profesionalisme militer merupakan salah satu prasyarat bagi hubungan sipil–militer yang sehat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuannya bukan membatasi kontribusi salah satu institusi, melainkan memastikan bahwa setiap lembaga negara menjalankan peran, kewenangan, dan tanggung jawabnya sesuai dengan kerangka konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi.

Baca Juga:  MAN Sumenep Ukir Prestasi di Unija Rektor Cup 2026, Tim Voli Sabet Juara 3 Se-Madura

Oleh karena itu, reformasi institusi sipil saat ini menjadi hal yang paling urgent. Maka, hal yang mesti dilakukan adalah:

1. Tingkatkan Kualitas SDM dilingkungan Institusi Sipil
2. Rekrutmen dan promosi ASN yang profesional berbasis kompetensi.
3. Perkuat sistem pencegahan korupsi.
4. Laksanakan transparansi pengelolaan APBN dan APBD.
5. Cegah praktik politik transaksional.
6. Berlakukan segera UU Perampasan Aset Pada Pelaku Korupsi.

Facebook Comments Box

Penulis : Subkhan AS

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:59 WIB

NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru