Opini: Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Menguatnya Peran Militer

Ketika institusi sipil dipandang tidak mampu memenuhi harapan publik, sering muncul dorongan agar militer dilibatkan dalam berbagai urusan di luar fungsi pertahanan, seperti pengamanan program strategis, distribusi logistik, ketahanan pangan, penanggulangan bencana, hingga berbagai program pembangunan dan bahayanya hal ini sudah mulai terjadi di era sekarang.

Baca Juga:  Budayakan QRIS, Pemkab Sumenep Ajak ASN Beralih ke Transaksi Digital

Kekhawatiran yang terjadi adalah potensi menguatnya dominasi militer dalam pengambilan keputusan politik atau pemerintahan sehingga mengurangi ruang kendali sipil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika hampir setiap persoalan pemerintahan, seperti tata kelola, administrasi, atau pelayanan publik diselesaikan melalui pelibatan militer, hal itu dapat menghambat penguatan kapasitas institusi sipil dalam negara demokrasi modern.

Baca Juga:  Maulid Nabi dan HUT ke-81 RI, Disnaker Sumenep Tekankan Keteladanan Rasul dan Semangat Pengabdian ASN

Sehingga setiap nada kritik diluncurkan, kebebasan pers, atau kebebasan berpendapat berjalan akan dianggap sebagai bentuk ancaman dan wajib dibatasi dengan pendekatan ala militer.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas institusi sipil menjadi faktor penting. Pada saat yang sama, profesionalisme militer tetap perlu dijaga agar TNI dapat berfokus pada fungsi pertahanan negara sesuai amanat konstitusi.

Baca Juga:  Kejari Sumenep Musnahkan Barang Bukti 43 Perkara Inkracht, Ratusan Gram Sabu hingga Ribuan Pil Dimusnahkan

Reformasi Institusi Sipil

Reformasi institusi sipil menjadi prasyarat penting bagi kokohnya supremasi sipil. Tanpa institusi yang berintegritas dan memiliki kapasitas yang memadai, prinsip supremasi sipil berisiko hanya menjadi norma hukum yang tidak didukung oleh praktik pemerintahan yang efektif.

Facebook Comments Box

Penulis : Subkhan AS

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama
Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua
Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan
Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak
Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten
Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara

Berita Terbaru