OkeDailyJatim – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jamik Sumenep, Selasa (25/8/2026) pagi.
Sekitar 50 prajurit Yonif TP 931/Ksatria Jokotole hadir mengikuti pengajian umum tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat.
Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Mayor Inf Aditya Danang diwakili Wakil Komandan Batalyon (Wadan Yonif). Bersama puluhan prajurit, ia mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat bersama jamaah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wadan Yonif TP 931/Ksatria Jokotole mengatakan, kehadiran prajurit dalam peringatan Maulid Nabi tidak sekadar mengikuti kegiatan keagamaan. Momen tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat.
“Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi. Kami ingin prajurit hadir bukan hanya dalam tugas kedinasan, tetapi juga kegiatan sosial dan keagamaan.” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi kuat dalam kehidupan seorang prajurit. Nilai akhlak, kedisiplinan, kepedulian, dan persaudaraan dinilai penting untuk terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh prajurit menjadikan Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi dan meningkatkan keteladanan dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.” tambahnya.
Secara terpisah, Danyonif Mayor Inf Aditya Danang menegaskan, kedekatan antara TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan, khususnya di wilayah penugasan Yonif TP 931/Ksatria Jokotole.

“Hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat harus terus dirawat. Kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk nyata membangun komunikasi dan kebersamaan.” tegas Mayor Inf Aditya Danang.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan mampu menjadi pengingat bagi prajurit untuk terus mengedepankan sikap humanis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi inspirasi bagi prajurit dalam menjalankan amanah, memberikan rasa aman, serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.” ujarnya.
Pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung dengan khidmat. Para prajurit bersama jamaah mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Kehadiran puluhan prajurit Yonif TP 931/Ksatria Jokotole juga memperlihatkan bahwa hubungan TNI dan masyarakat dapat dibangun melalui berbagai ruang. Tidak hanya lewat tugas pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan keagamaan.
Bagi Yonif TP 931/Ksatria Jokotole, keterlibatan dalam Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep menjadi wujud komitmen untuk terus hadir dan berbaur bersama masyarakat.
Semangat Maulid Nabi diharapkan semakin memperkokoh hubungan antara prajurit dan warga. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, rukun, harmonis, dan penuh kepedulian.










