Opini: Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Selain itu, juga mengurangi efektivitas penggunaan APBN dan APBD, dan melemahkan profesionalisme birokrasi, serta enggerus legitimasi pemerintah dan lembaga demokrasi.

Tren 2024–2026 berdasarkan statistik penindakan dan perkara yang diumumkan KPK:

Tren 2024: Kasus didominasi oleh ASN, pejabat pemerintah daerah, BUMN, anggota DPR/DPRD, dan pihak swasta. Pengadaan barang/jasa menjadi modus terbanyak.

Tren 2025: Penindakan meningkat dan sekitar 51% perkara KPK berkaitan dengan pejabat daerah (eksekutif maupun legislatif).

Tren 2026 (hingga pertengahan tahun): Sejumlah perkara yang telah diumumkan masih didominasi kepala daerah, ASN, serta pengadaan barang dan jasa, namun data belum mencerminkan satu tahun penuh.

Baca Juga:  LF PWNU Jatim Perkuat Regenerasi Ahli Falak di Sumenep, Siapkan SDM Hisab Rukyat Hadapi Era Astronomi Modern

Tingginya jumlah perkara korupsi yang melibatkan pejabat sipil, dapat dijadikan salah satu indikator bahwa sistem supremasi sipil yang berjalan di Negara tercinta ini dalam keadaan tidak baik.

Akibatnya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga sipil, semakin melemah dan ini berdampak pada legitimasi demokrasi, supremasi sipil.

Facebook Comments Box

Penulis : Subkhan AS

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama
Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua
Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan
Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak
Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten
Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara

Berita Terbaru