OkeDailyJatim – Keluarga besar Disnaker Sumenep menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan tasyakuran HUT ke-81 RI. Acara berlangsung khidmat dan penuh syukur.
Kegiatan berlangsung di lingkungan kantor Disnaker Sumenep. Momentum ini menjadi ruang untuk memperkuat nilai keislaman, kebersamaan, serta rasa syukur bersama.
Rangkaian acara diawali pembacaan Surat Yasin oleh Moh. Ayyubi. Selanjutnya, peserta mengikuti sholawat Nabi dan Mahallul Qiyam dengan penuh khusyuk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ASN PNS, PPPK, PPPK-PW, pejabat struktural dan fungsional mengikuti kegiatan dengan khusyuk. Pengurus serta anggota DWP hadir bersama keluarga besar.
Kepala Disnaker Sumenep Drs. Mustangin, M.Si mengatakan, Maulid Nabi menjadi momentum menanamkan karakter Islami sekaligus memperkuat semangat pengabdian ASN.
“Kegiatan sederhana ini merupakan bentuk penanaman karakter yang menjunjung nilai-nilai Islam bagi ASN dan keluarganya,” kata Mustangin.
Mustangin menilai keteladanan Rasulullah SAW penting dijadikan pedoman dalam bekerja. Nilai tersebut diharapkan memperkuat integritas dan tanggung jawab ASN.
“Kegiatan ini menjadi momentum belajar dari keteladanan Rasulullah SAW, sekaligus sebagai bentuk syukur dalam melanjutkan perjuangan para pejuang,” ujarnya.
Menurut Mustangin, kemerdekaan harus dimaknai melalui kerja nyata. ASN memiliki tanggung jawab meneruskan perjuangan dengan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
“Semangat mengisi kemerdekaan harus diwujudkan melalui pengabdian. Kita perlu melanjutkan perjuangan para pejuang dengan bekerja tulus,” tegas Mustangin.
Acara semakin hangat saat hadiah lomba Agustusan internal dibagikan. Dukungan BPRS Bhakti Sumekar turut menghadirkan hadiah dan doorprize bagi peserta.
“Nilai Maulid hendaknya tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi bagian dari sikap kita dalam bekerja, melayani masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, pesan keagamaan disampaikan Ust. Ahmad Hudaifah, S.Sos, MH, Penyuluh Kemenag Sumenep sekaligus Dai Kamtibmas Polda Jawa Timur.
Ia mengangkat tema keteladanan akhlak Rasulullah, cinta tulus, integritas, dan sinergi. Pesan itu diarahkan pada kehidupan keluarga dan lingkungan kerja.
“Harapan saya, keteladanan Rasulullah menjadi pedoman dalam keluarga dan lingkungan kerja, sehingga cinta tulus melahirkan integritas serta sinergi,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Malam tersebut meninggalkan pesan bahwa keteladanan, syukur, integritas, dan kebersamaan harus hadir.










