SUMENEP, OkeDailyJatim – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep semakin memantapkan langkah menuju predikat Zona Integritas (ZI). Jelang penilaian oleh Tim Penilai Nasional (TPN), seluruh elemen yang terlibat dipastikan bergerak dalam satu irama melalui simulasi wawancara yang digelar di ruang rapat Kantor Kemenag Sumenep, Senin (27/7/2026).
Simulasi tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid bersama Kepala Subbagian Tata Usaha yang juga Ketua Tim Zona Integritas, Muh. Rifa’i Hasyim.
Fokus utama kegiatan ialah menguji kesiapan Tim Area 3 agar mampu menjelaskan implementasi pembangunan Zona Integritas secara lugas, terukur, dan didukung bukti nyata saat berhadapan dengan Tim Penilai Nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Muh. Rifa’i Hasyim, simulasi bukan sekadar latihan menjawab pertanyaan, melainkan upaya memastikan seluruh anggota tim memahami setiap proses perubahan yang telah dijalankan.
“Yang dibutuhkan penilai bukan jawaban yang dihafal, melainkan pemahaman yang utuh terhadap proses, inovasi, dan bukti nyata yang telah kita bangun bersama.” kata Muh. Rifa’i Hasyim.
Ia menegaskan, setiap anggota tim harus mampu menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas di Kemenag Sumenep telah berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Sampaikan apa adanya sesuai fakta di lapangan. Konsistensi antara jawaban, data pendukung, dan implementasi menjadi kekuatan utama dalam menghadapi wawancara nasional.” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, mengapresiasi keseriusan seluruh tim yang terus memperkuat persiapan menghadapi tahapan penilaian nasional.
Menurutnya, keberhasilan meraih predikat Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh komitmen seluruh aparatur dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.
“Saya melihat semangat seluruh tim sangat luar biasa. Kekompakan inilah yang harus terus dijaga agar mampu memberikan penampilan terbaik di hadapan Tim Penilai Nasional.” ujar Abdul Wasid.
Dirinya optimistis kerja keras yang dilakukan selama ini akan menjadi modal penting untuk mengantarkan Kemenag Sumenep meraih predikat Zona Integritas.
“Target kita bukan sekadar memperoleh predikat, tetapi membangun budaya kerja yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Jika semangat ini terus dijaga, insyaallah hasil terbaik akan kita raih.” pungkasnya.
Melalui simulasi tersebut, Kemenag Sumenep menunjukkan kesiapannya menghadapi proses evaluasi nasional sekaligus menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang transparan, profesional, dan berkualitas.
Dengan penguatan materi, kekompakan tim, serta penguasaan substansi yang matang, Kemenag Sumenep optimistis mampu memberikan hasil terbaik dalam penilaian Zona Integritas 2026.
Penulis : Slamet Bae
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim










