OkeDailyJatim – Penguatan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan terus menjadi perhatian Cabang Dinas Pendidikan Sumenep. Kali ini, Kacabdin Sumenep Dr. Rusliy, S.Pd., M.Pd., turun langsung ke Pulau Raas untuk memastikan sekolah terus bergerak maju.
Dr. Rusliy bersama jajaran mengunjungi sejumlah satuan pendidikan di Pulau Raas, Senin (5/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat pembinaan sekolah sekaligus melihat langsung berbagai kebutuhan pendidikan di wilayah kepulauan.
Kehadiran Kacabdin Sumenep tidak sekadar menjadi agenda pemantauan. Kepala sekolah dan warga satuan pendidikan mendapatkan penguatan agar mampu membangun lingkungan belajar yang nyaman, mengembangkan inovasi, serta meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu perhatian utama dalam pembinaan tersebut adalah kondisi lingkungan sekolah. Sekolah didorong menciptakan suasana yang bersih, indah, tertata, dan nyaman sehingga peserta didik memperoleh ruang belajar yang mendukung perkembangan akademik maupun karakter.
“Sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman agar peserta didik semakin betah belajar. Lingkungan yang baik akan mendukung suasana pembelajaran yang kondusif dan perkembangan peserta didik secara optimal,” ujar Dr. Rusliy.
Tak hanya soal lingkungan, sekolah juga diminta tidak berhenti melakukan pembaruan. Kepala sekolah dan guru didorong membaca potensi daerah serta kebutuhan peserta didik sebagai dasar untuk melahirkan inovasi yang relevan dan memberi dampak nyata bagi proses pendidikan.
Menurut Dr. Rusliy, inovasi menjadi salah satu kunci agar sekolah mampu menghadapi perubahan. Setiap satuan pendidikan memiliki karakter dan potensi berbeda sehingga strategi peningkatan mutu perlu dikembangkan sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing sekolah.
“Saya mendorong sekolah terus berinovasi sesuai potensi daerah. Dengan inovasi yang tepat, peningkatan mutu pendidikan bukan hanya menjadi program, tetapi dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh peserta didik,” tegasnya.
Selain pembinaan sekolah, kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan bimbingan teknis terbatas mengenai Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah atau RKAS serta pelaporan keuangan satuan pendidikan.
Pembekalan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan kepala sekolah dalam menyusun perencanaan, menentukan prioritas program, mengelola anggaran, hingga membuat laporan keuangan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengelolaan anggaran menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program sekolah berjalan efektif. Karena itu, perencanaan keuangan harus memiliki hubungan yang jelas dengan kebutuhan pembelajaran serta peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
Melalui perencanaan yang matang, sekolah diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Anggaran tidak hanya terserap dalam kegiatan administratif, tetapi benar-benar diarahkan untuk mendukung program yang memiliki manfaat bagi perkembangan peserta didik.
Kunjungan ke Pulau Raas sekaligus memperlihatkan pentingnya pembinaan secara langsung bagi sekolah di wilayah kepulauan. Pendampingan yang berkelanjutan diperlukan agar satuan pendidikan memiliki ruang untuk berkembang sesuai tantangan dan potensi daerah.
Pembinaan tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari lingkungan sekolah, inovasi pembelajaran, penguatan manajemen, perencanaan program, hingga tata kelola keuangan. Seluruhnya menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang lebih berkualitas.
Bagi sekolah di wilayah kepulauan, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi dan komitmen yang konsisten. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta pemangku kepentingan perlu bergerak dalam arah yang sama untuk menghasilkan layanan pendidikan terbaik.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sekolah di Pulau Raas diharapkan semakin percaya diri mengembangkan berbagai terobosan. Potensi lokal pun dapat menjadi kekuatan untuk membangun pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.
Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Cabdin Sumenep memperkuat pemerataan kualitas pendidikan. Sekolah di wilayah kepulauan tidak hanya dituntut mampu bertahan menghadapi tantangan, tetapi juga harus tumbuh, berinovasi, dan meningkatkan kualitas layanan.
Pada akhirnya, peningkatan mutu pendidikan bukan hanya berbicara mengenai fasilitas maupun administrasi sekolah. Lebih dari itu, kualitas pendidikan ditentukan oleh kemampuan satuan pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan terus melakukan inovasi.
Kunjungan Kacabdin Sumenep ke Pulau Raas pun diharapkan menjadi pemantik semangat bagi sekolah untuk terus berbenah. Dengan tata kelola yang baik dan inovasi yang konsisten, kualitas pendidikan di wilayah kepulauan dapat terus bergerak menuju arah yang lebih baik.















