OkeDailyJatim – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus menggenjot kualitas pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru pembina Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Penguatan tersebut diwujudkan melalui Diseminasi Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Guru Pembina TKA yang digelar Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) di MTsN 1 Sumenep, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini mempertemukan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika untuk memperkuat kesiapan pendidik dalam membimbing peserta didik menghadapi TKA secara terarah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Pendma Kemenag Sumenep Edy Hariyanto yang mewakili Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid menegaskan, kompetensi guru menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas.
“Penguatan kompetensi guru harus memberi dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran, prestasi, serta kemampuan peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan akademik.” kata Edy Hariyanto.
Edy berharap hasil diseminasi tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi benar-benar diterapkan guru melalui pembelajaran yang konsisten, terarah, dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Menurutnya, guru pembina TKA memiliki posisi strategis dalam membangun kesiapan siswa. Karena itu, pendampingan harus dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan integritas.
Kepala Kemenag Sumenep H. Abdul Wasid mengapresiasi langkah Seksi Pendma yang terus mendorong peningkatan kompetensi pendidik melalui kegiatan penguatan kapasitas guru madrasah.
“Peningkatan kompetensi guru merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus mendorong kemajuan prestasi peserta didik di madrasah.” ujarnya.
Ia menegaskan, kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kapasitas pendidik yang terus berkembang. Penguatan guru harus berujung pada layanan pembelajaran yang semakin baik.
“Guru yang kompeten akan menjadi kekuatan penting madrasah dalam menyiapkan peserta didik menghadapi asesmen secara optimal, terarah, dan tetap menjunjung integritas.” kata H. Abdul Wasid menambahkan.
Kegiatan di MTsN 1 Sumenep tersebut turut dihadiri Kepala MTsN 1 Sumenep dan para pengawas madrasah sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan.
Melalui diseminasi ini, Kemenag Sumenep mendorong agar guru pembina TKA mampu menjadi penggerak pembelajaran dan menghadirkan persiapan akademik yang lebih matang.
Penguatan kompetensi tersebut diharapkan memberi dampak berkelanjutan bagi madrasah, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, kesiapan menghadapi TKA, serta prestasi peserta didik.
Dengan langkah itu, Kemenag Sumenep terus membangun layanan pendidikan madrasah yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik serta peningkatan mutu pendidikan.















