Opini: Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

Sekretaris DPC PROJO Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. ©okedaily jatim

OkeDailyJatim – Supremasi sipil tidak cukup hanya dijamin oleh aturan hukum. Ia juga bergantung pada kualitas institusi sipil. Ketika birokrasi, lembaga politik, dan penegakan hukum mengalami pelemahan akibat korupsi yang sistemik, maka efektivitas pemerintahan menurun dan kepercayaan publik terkikis.

Sebab, korupsi bukan sekadar tindak pidana ekonomi. Korupsi merupakan ancaman terhadap kapasitas negara karena mengurangi kemampuan pemerintah menjalankan fungsi-fungsi dasarnya secara efektif.

Baca Juga:  Danrem 084/Bhaskara Jaya Grasstrack Championship 2026 Bangkitkan Gairah Otomotif di Sumenep

Padahal dalam negara Demokrasi modern, Supremasi Sipil merupakan prinsip fundamental yang menempatkan otoritas sipil yang dipilih secara demokratis sebagai pengendali utama penyelenggaraan negara, termasuk dalam menetapkan kebijakan pertahanan dan mengawasi institusi militer sesuai dengan konstitusi dan prinsip negara hukum.

Akibat maraknya tindak kejahatan korupsi yang di dominasi oleh Pejabat Publik Sipil, membuat Supremasi Sipil berada di posisi yang lemah saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa penguatan integritas sektor sipil masih menjadi tantangan besar dalam tata kelola pemerintahan.

Baca Juga:  AJS Dukung Langkah Kapolresta Sumenep Tidak Tegas Anggota yang Langgar Aturan

Korupsi yang berlangsung terus-menerus memiliki dampak jangka panjang, seperti menurunkan kualitas pelayanan publik, menghambat pembangunan ekonomi dan investasi.

Facebook Comments Box

Penulis : Subkhan AS

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar
SonGENnep FC Pastikan Tiket Liga Nusantara Jatim 2026, Bawa Asa Baru Futsal Sumenep
Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:19 WIB

4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN

Berita Terbaru