Kemenag Sumenep Gaungkan 81 Ribu Bacaan Yasin, Perkuat Zona Integritas Lewat Keteladanan ASN

- Editorial Team

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep Gaungkan 81 Ribu Bacaan Yasin, Perkuat Zona Integritas Lewat Keteladanan ASN

Kemenag Sumenep Gaungkan 81 Ribu Bacaan Yasin, Perkuat Zona Integritas Lewat Keteladanan ASN

SUMENEP–OkeDailyJatim – Semangat membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep tidak hanya diwujudkan melalui pembenahan tata kelola pemerintahan. Ikhtiar tersebut juga digerakkan melalui kekuatan spiritual, keteladanan, serta kepedulian sosial para aparatur sipil negara (ASN).

Momentum tersebut diwujudkan melalui kegiatan mengaji Surah Yasin bersama yang digelar di Mushala Al Ikhlas Kantor Kemenag Sumenep, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran ASN sebagai bagian dari rangkaian menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ada pesan besar yang ingin dibangun dari kegiatan tersebut. Kemenag Sumenep menargetkan akumulasi 81 ribu bacaan Surah Yasin sebagai bentuk doa bersama bagi bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan sekadar mengejar angka, gerakan tersebut diharapkan menjadi ikhtiar spiritual untuk mendoakan Indonesia agar semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, serta kehidupan berbangsa senantiasa mendapatkan ridha Allah SWT.

Baca Juga:  SKIL Diluncurkan, Kemenag Sumenep Buka Ruang Penilaian Publik Secara Digital

Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid menempatkan gerakan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi juga berakar pada nilai keikhlasan dan pengabdian.

“Mari terus mengaji, terus berdoa, dan terus beramal untuk negeri. Setiap bacaan kita niatkan sebagai doa, setiap doa menjadi harapan, dan setiap harapan harus diwujudkan melalui langkah nyata untuk Indonesia yang lebih baik,” kata Abdul Wasid.

Menurutnya, pembangunan Zona Integritas (ZI) tidak dapat berhenti pada perubahan dokumen, sistem administrasi, maupun prosedur pelayanan. Transformasi birokrasi membutuhkan perubahan cara berpikir dan perilaku setiap ASN.

Karena itu, gerakan spiritual di lingkungan Kemenag Sumenep diarahkan untuk memperkuat karakter aparatur agar mampu menjadi contoh di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, Abdul Wasid Tekankan Pentingnya Role Model Perubahan

Abdul Wasid menyampaikan, ASN Kemenag harus mampu menghadirkan integritas dalam setiap ruang pengabdian. Profesionalitas harus berjalan beriringan dengan kejujuran, kedisiplinan, keteladanan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya soal administrasi dan tata kelola. Yang jauh lebih penting adalah perubahan mindset dan keteladanan. Kita ingin ASN Kementerian Agama menjadi role model dalam kejujuran, kedisiplinan, pelayanan, dan pengabdian,” ujarnya.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Sebab, kualitas pelayanan publik pada akhirnya sangat ditentukan oleh karakter aparatur yang berada di balik sistem tersebut.

Gerakan 81 ribu bacaan Yasin pun diharapkan mampu menjadi energi positif bagi keluarga besar Kemenag Sumenep. Spiritualitas yang tumbuh dari kegiatan bersama diharapkan memperkuat semangat bekerja, meningkatkan kepedulian, sekaligus menjaga konsistensi dalam menjalankan amanah.

Baca Juga:  Apel Gabungan Kecamatan Dasuk Jadi Momentum Penguatan Disiplin, Kekompakan dan Pelayanan Masyarakat

Di sisi lain, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan Zona Integritas dapat dibangun melalui pendekatan yang menyentuh sisi manusiawi ASN. Integritas bukan hanya slogan yang tertulis di dinding kantor, melainkan nilai yang harus hadir dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

“Kami berharap gerakan 81 ribu bacaan Yasin ini menjadi energi positif bagi seluruh keluarga besar Kemenag Sumenep. Kita ingin spiritualitas semakin kuat, pelayanan publik semakin berkualitas, dan ikhtiar membangun Zona Integritas selalu diiringi doa serta amal nyata,” pungkas Abdul Wasid.

Bagi Kemenag Sumenep, doa dan pengabdian bukanlah dua hal yang berjalan sendiri-sendiri. Keduanya dipertemukan dalam semangat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:59 WIB

NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru