OkeDailyJatim – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH, MH, turun langsung dalam Operasi Gabungan (Opgab) di Jalan Sumenep–Pamekasan, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menggabungkan edukasi pajak dan aksi sosial.
Pantauan media di lokasi, Wabup Imam Hasyim membagikan helm kepada pengendara sepeda motor yang tidak mengenakannya. Ia juga membagikan es teh kepada pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan sejumlah instansi. Operasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran membayar pajak sekaligus mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesadaran membayar pajak harus terus kita bangun bersama. Kepatuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kemandirian daerah,” kata Wabup KH. Imam Hasyim SH MH disela kegiatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, SH, MH, beserta jajaran; Kepala BKAD, Ir. Didik Wahyudi, M.Si; serta Kabid Lalu Lintas Disperkimhub beserta jajaran.
Turut hadir Kanit Turjawali Satlantas Polresta, IPDA Dypta, SH, beserta jajaran; Kepala Bagian Umum, Andri Zulkarnain; dan perwakilan Bapenda Kabupaten Sumenep.
Keterlibatan lintas instansi ini memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan Operasi Gabungan. Sinergi tersebut diharapkan mendorong kepatuhan pajak, meningkatkan ketertiban berlalu lintas, dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki peran penting bagi daerah. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin tertib dan sadar dalam memenuhi kewajibannya,” ujarnya.

Aksi Jumat Berkah menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut. Pembagian helm ditujukan kepada pengendara sepeda motor yang tidak mengenakannya, sebagai pengingat pentingnya keselamatan saat berkendara.
Penggunaan helm sesuai ketentuan membantu melindungi kepala dari risiko cedera ketika terjadi kecelakaan. Edukasi keselamatan ini penting agar masyarakat tidak hanya tertib karena aturan, tetapi juga memahami manfaatnya bagi diri sendiri.
Sementara itu, pembagian es teh kepada pengendara roda dua dan roda empat menjadi bentuk kepedulian sederhana kepada pengguna jalan. Pendekatan humanis ini melengkapi pesan ketertiban dan keselamatan yang disampaikan dalam kegiatan Opgab.
“Melalui sinergi seluruh instansi, kita berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pajak. Pendekatan edukatif dan humanis perlu dikedepankan agar kesadaran tumbuh secara berkelanjutan,” pesan KH. Imam Hasyim, SH, MH.
Selain mengedukasi pengguna jalan, Operasi Gabungan juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kepatuhan wajib pajak menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penerimaan daerah yang dikelola sesuai ketentuan dapat mendukung pembiayaan program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Karena itu, partisipasi masyarakat perlu diimbangi pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab dan tepat sasaran.
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar pemahaman mengenai pajak tidak berhenti pada kewajiban administratif, tetapi juga mencakup kontribusinya terhadap pembangunan Kabupaten Sumenep.
“Keselamatan dan kepatuhan harus berjalan bersama. Kami ingin kegiatan ini mengedukasi warga dengan cara humanis sekaligus menumbuhkan kepedulian di jalan.” pungkasnya.
Melalui Operasi Gabungan dan aksi Jumat Berkah, Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong tumbuhnya kesadaran membayar pajak, budaya tertib berlalu lintas, dan kepedulian sosial. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat diharapkan mendukung pembangunan Sumenep secara berkelanjutan.















