Tim Pengabdi UTM diketuai Ir. Anis Arendra, ST, MT. Salah satu anggota tim adalah Dr. Sabarudin Akhmad, ST, MT, CRP, IPU, ASEAN Eng.

Sabarudin menegaskan, teknologi yang diterapkan diarahkan untuk menjawab kebutuhan produksi terasi rebon Ambunten agar lebih efisien dan menghasilkan mutu yang konsisten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mendorong teknologi yang tepat guna agar Poklahsar Maduratna mampu meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas terasi, dan memperkuat daya saing produk lokal,” ujarnya
Di sisi lain, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Sumenep, Heru Faizal ST M.Si, melihat teknologi sebagai bagian penting dalam penguatan kapasitas produksi kelompok.
“Screw Extruder Cutting dan Heat Pump Dryer diharapkan membuat proses produksi lebih efektif. Hasilnya juga lebih seragam sehingga kualitas terasi dapat terus ditingkatkan,” ujarnya kepada media ini, Sabtu (05/09/2026).
Menurut Heru, keberadaan teknologi tidak cukup hanya dengan menyediakan peralatan. Kemampuan kelompok dalam mengoperasikan dan merawat alat juga menjadi faktor penting.
“Teknologi harus dibarengi kemampuan kelompok. Mereka perlu memahami penggunaan, perawatan, hingga pemanfaatan alat agar hasil produksinya semakin baik,” ungkap Heru Faizal menambahkan.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Mas'udi
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















