“Kenaikan nilai SAKIP selama beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Sumenep berjalan pada jalur yang tepat. Ini bukan hasil kerja satu pihak, tetapi kerja kolektif seluruh perangkat daerah,” ungkap KH. Imam Hasyim, SH, MH.
Ia menambahkan, evaluasi yang dilakukan KemenPAN-RB menjadi kesempatan berharga bagi pemerintah daerah untuk memperoleh berbagai rekomendasi strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Masukan dari tim evaluator akan menjadi bahan perbaikan agar setiap kebijakan pembangunan semakin efektif, efisien, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin berpuas diri hanya karena berhasil mempertahankan predikat BB.
Sebaliknya, seluruh jajaran justru didorong untuk terus meningkatkan kualitas birokrasi sehingga pelayanan publik semakin cepat, tepat, dan profesional.
“Kami optimistis hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2026 akan semakin baik. Target kami bukan sekadar mempertahankan predikat, tetapi meningkatkan kualitas birokrasi sehingga Kabupaten Sumenep mampu meraih predikat BB Gemuk sebagai wujud nyata pemerintahan yang semakin profesional, akuntabel, dan melayani,” tandasnya.
Optimisme tersebut didukung komitmen seluruh perangkat daerah untuk memperkuat budaya kinerja, meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, serta memastikan seluruh program pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Penulis : Slamet Bae
Editor : Syahid Badri
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










