Museum Helmi Bluto Simpan SIM Hindia Belanda 1926 dan Ijazah Jepang 1942 Langka

- Editorial Team

Senin, 27 Juli 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Museum Helmi Bluto Simpan SIM Hindia Belanda 1926 dan Ijazah Jepang 1942 Langka

Museum Helmi Bluto Simpan SIM Hindia Belanda 1926 dan Ijazah Jepang 1942 Langka

SUMENEP, OkeDailyJatim – Helmi Art Museum di Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, kembali menghadirkan kejutan bagi pecinta sejarah.

Museum milik Helmi, S.Pd.I. itu menyimpan dua dokumen bersejarah yang kini menjadi perhatian, yakni Rijbewijs atau surat izin mengemudi (SIM) era Hindia Belanda tahun 1926 dari Banyumas dan ijazah Sekolah Rakyat I Putri Bendogerit, Blitar, atas nama R. Oepadzmi yang lulus pada 24 Juli 1942 pada masa pendudukan Jepang.

Baca Juga:  SOMA Vol II Resmi Dibuka, Mahasiswa DKV Universitas Wiraraja Promosikan Seni Madura di Keraton Sumenep

Koleksi tersebut memiliki nilai sejarah tinggi. Rijbewijs tahun 1926 kini telah berusia genap 100 tahun pada 2026, sedangkan ijazah Sekolah Rakyat tahun 1942 telah berusia sekitar 84 tahun.

Keberadaan dokumen asli tersebut menjadi bukti perjalanan panjang sistem administrasi dan pendidikan di Indonesia.

Owner Helmi Art Museum, Helmi, S.Pd.I., mengatakan setiap koleksi yang dipamerkan dipilih karena memiliki nilai sejarah dan edukasi bagi masyarakat.

“Kami ingin setiap pengunjung tidak hanya melihat benda lama, tetapi juga memahami cerita sejarah yang tersimpan di balik setiap dokumen.” kata Helmi kepada media ini, Senin (27/07/2026) malam.

Baca Juga:  Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Menurut Helmi, dokumen-dokumen langka seperti ini semakin sulit ditemukan karena sebagian besar telah rusak, hilang, atau berpindah tangan selama puluhan tahun.

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terbaru