OkeDailyJatim – Turnamen mini soccer di Kabupaten Sumenep bukan sekadar ajang adu kemampuan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berlatih, bertanding, sekaligus menunjukkan bakat.
Kegiatan mini soccer tersebut berlangsung di GOR A. Yani Pangligur Sumenep dan dibuka secara resmi oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.
Pertandingan sepak bola mini tersebut diikuti 23 K3S di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini menjadi bagian dari kalender event sekaligus wadah pembinaan olahraga sepak bola sejak usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T. mengatakan, mini soccer menjadi momentum penting untuk menggali potensi atlet sepak bola dari kalangan pelajar.
“Mini soccer bukan hanya pertandingan, tetapi menjadi wadah anak-anak mengekspresikan minat dan bakat sepak bola. Potensi itu perlu kita lihat dan terus dikembangkan,” kata H. Moh. Iksan usai kegiatan kepada media ini, Kamis (01/10/2026).
Menurut H. Iksan, pembinaan olahraga sejak usia dini memiliki peran penting dalam menemukan bibit atlet. Anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk berlatih dan merasakan atmosfer pertandingan.
“Kita siapkan anak-anak sejak usia dini agar mereka memiliki pengalaman bertanding. Dari sini, potensi yang muncul dapat diarahkan melalui latihan yang lebih serius dan terarah,” ujarnya tegas.
Dia menilai pertandingan juga memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Selain kemampuan teknik sepak bola, mereka belajar disiplin, kerja sama, keberanian dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Yang dibangun bukan hanya kemampuan bermain sepak bola. Anak-anak juga belajar disiplin, kerja sama dan sportivitas. Karena itu, lapangan harus menjadi ruang belajar yang menyenangkan,” ungkap H. Iksan sapaannya.
Lebih lanjut H. Iksan berharap pelaksanaan mini soccer berlangsung maksimal, terlebih kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sumenep. Peserta diminta menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Karena kegiatan ini dibuka Bupati, pelaksanaannya harus maksimal. Anak-anak harus tertib dan sportif. Intinya, mereka punya wadah untuk berlatih dan mengembangkan potensinya,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan ruang untuk menyalurkan minat terhadap sepak bola secara positif. Pengalaman bertanding diharapkan menjadi awal perjalanan menuju prestasi lebih tinggi.
Kegiatan mini soccer ini sekaligus memperkuat pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Sumenep. Dari kompetisi usia dini, talenta sepak bola diharapkan terus tumbuh dan berkembang.















