Ketahanan Pangan Tak Lagi Sekadar Wacana, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole Buktikan Lewat Panen dan Aksi Berbagi untuk Masyarakat

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketahanan Pangan Tak Lagi Sekadar Wacana, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole Buktikan Lewat Panen dan Aksi Berbagi untuk Masyarakat

Ketahanan Pangan Tak Lagi Sekadar Wacana, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole Buktikan Lewat Panen dan Aksi Berbagi untuk Masyarakat

SUMENEP, OkeDailyJatim– Di tengah menguatnya perhatian pemerintah terhadap penguatan ketahanan pangan nasional, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole menunjukkan kontribusi nyata melalui Kompi Pertanian yang berhasil memanen hasil budidaya pertanian dan menyalurkannya kepada masyarakat, Rabu (22/7/2026).

Program tersebut menjadi bukti bahwa prajurit TNI AD tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan negara, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat.

Lahan yang sebelumnya dikelola secara berkelanjutan kini menghasilkan panen yang memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitar satuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Yonif TP 931/Ksatria Jokotole, pertanian bukan sekadar aktivitas pendukung, melainkan bagian dari komitmen membangun kemandirian pangan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Baca Juga:  Opini: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Keberhasilan panen menjadi cerminan sinergi, disiplin, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi budaya para prajurit.

Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole, Mayor Inf. Aditya Danang, mengatakan program pertanian akan terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi satuan dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

“Program pertanian ini merupakan bentuk komitmen satuan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kami ingin keberadaan prajurit benar-benar dirasakan melalui karya dan pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan warga.” kata Danyonif Mayor Inf Aditya Danang, Rabu (22/07/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan panen merupakan hasil kerja kolektif seluruh prajurit yang mengelola lahan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

“Kami percaya ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, prajurit harus mampu menjadi teladan, bekerja produktif, dan terus berinovasi agar lahan yang dikelola memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan nasional.” ujarnya.

Usai panen, hasil pertanian diserahkan secara simbolis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Langkah tersebut mendapat sambutan positif karena dinilai mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Baca Juga:  Danrem 084/Bhaskara Jaya Grasstrack Championship 2026 Bangkitkan Gairah Otomotif di Sumenep

Mayor Inf. Aditya Danang berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

“Kami akan terus menjaga keberlanjutan program ini. Harapan kami, hasil pertanian yang diperoleh tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa yang tangguh dan sejahtera.” tutup Mayor Inf Aditya Danang.

Melalui Kompi Pertanian, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole kembali menegaskan bahwa pengabdian prajurit tidak berhenti di medan tugas pertahanan.

Baca Juga:  Bapenda Sumenep Cetak Hattrick di Lapangan, Tambah Prestasi Juara III Lomba Masak Pimpinan OPD di HUT RI ke-81

Di tengah tantangan kebutuhan pangan nasional, TNI hadir membawa solusi, membangun optimisme, dan menanamkan semangat bahwa ketahanan bangsa juga tumbuh dari setiap lahan yang dikelola dengan kerja keras, disiplin, serta kepedulian kepada masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua
Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan
Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak
Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten
Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Berita Terbaru