Kejati Jatim Setujui Penghentian Dua Perkara Penganiayaan dari Sumenep Lewat Restorative Justice

- Editorial Team

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Jatim Setujui Penghentian Dua Perkara Penganiayaan dari Sumenep Lewat Restorative Justice

Kejati Jatim Setujui Penghentian Dua Perkara Penganiayaan dari Sumenep Lewat Restorative Justice

OkeDailyJatim –  Penyelesaian perkara pidana tidak selalu harus berujung pada proses persidangan. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kembali mengedepankan pendekatan keadilan restoratif untuk menyelesaikan dua perkara penganiayaan dari Sumenep.

Persetujuan penghentian penuntutan itu diberikan dalam ekspose yang digelar Kejati Jatim pada Rabu (16/9/2026). Dua perkara tersebut sebelumnya diajukan Kejaksaan Negeri Sumenep melalui mekanisme keadilan restoratif.

Ekspose dipimpin Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Luhur Istighfar, S.H., M.Hum., bersama Asisten Tindak Pidana Umum, Muhammad Ali Akbar, S.H., M.H., serta jajaran Bidang Tindak Pidana Umum.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Nislianudin, S.H., M.H., mengikuti ekspose secara virtual. Ia didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Vinsensius Tampubolon, S.H., beserta jajaran Kejari Sumenep.

Dua perkara yang diajukan tersebut merupakan tindak pidana penganiayaan yang masuk kelompok Kamnegtibum serta Orang dan Harta Benda. Perkara itu disangkakan melanggar Pasal 466 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Baca Juga:  Kursi Kadis Perikanan Sumenep Belum Terisi, Pemkab Siapkan Skema Manajemen Talenta

Wakajati Jatim menyetujui penghentian penuntutan setelah usulan tersebut dinilai memenuhi persyaratan mekanisme keadilan restoratif. Pertimbangan mencakup kondisi tersangka, ancaman pidana, perdamaian dan respons masyarakat.

“Penyelesaian melalui keadilan restoratif tidak hanya berorientasi pada pemidanaan, tetapi juga mengedepankan pemulihan korban, hubungan para pihak, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” kata Luhur.

Baca Juga:  Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Sepak Bola Lewat AF Sport U-17 Sumenep

Mekanisme tersebut mensyaratkan tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. Selain itu, ancaman pidananya tidak lebih dari lima tahun atau berupa pidana denda kategori ringan, serta terdapat kesepakatan perdamaian.

Dalam proses ekspose, Kejati Jatim juga membahas rencana penerapan pidana kerja sosial. Pelaksanaannya diminta dilakukan secara terukur dengan memperhatikan bentuk pekerjaan, lokasi, pembinaan, hingga mekanisme pengawasan.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Sumenep Gandeng Pramuka, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana
Patroli Gabungan TNI-Polri di Sumenep, Yonif TP 931 dan Polresta Sisir Sejumlah Titik Strategis
Pil Berlogo Y Ditemukan di Kacongan, Dua Pemuda Kini Berhadapan dengan Hukum
IKSPI Kera Sakti Satukan Perguruan Silat di Sumenep, IPSI Soroti Pentingnya Persaudaraan
Ribuan Pengunjung Serbu Festival Seafood Ambunten 2026, 15 Desa Unjuk Potensi, UMKM Jadi Sorotan
Festival Seafood Ambunten 2026 Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pesisir
Yonif TP 931/KJ Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme, 160 Siswa SDIT Al-Hidayah Sumenep Belajar Langsung di Markas TNI
Kepedulian Bupati Sumenep Dirasakan Warga Tonduk, Camat Fikri Apresiasi Bantuan 150 Jerigen Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:39 WIB

BPBD Sumenep Gandeng Pramuka, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana

Minggu, 8 November 2026 - 17:25 WIB

Patroli Gabungan TNI-Polri di Sumenep, Yonif TP 931 dan Polresta Sisir Sejumlah Titik Strategis

Minggu, 8 November 2026 - 11:57 WIB

Pil Berlogo Y Ditemukan di Kacongan, Dua Pemuda Kini Berhadapan dengan Hukum

Minggu, 8 November 2026 - 11:40 WIB

IKSPI Kera Sakti Satukan Perguruan Silat di Sumenep, IPSI Soroti Pentingnya Persaudaraan

Sabtu, 7 November 2026 - 21:59 WIB

Festival Seafood Ambunten 2026 Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pesisir

Berita Terbaru