FGD TPID Jadi Langkah Pemkab Sumenep Menekan Inflasi dan Menjaga Ketahanan Pangan

- Editorial Team

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ir. Dedi Falahuddin, S.T., M.T. Mewakili Bupati Sumenep Saat Membuka
 Focus Group Discussion (FGD) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026,

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ir. Dedi Falahuddin, S.T., M.T. Mewakili Bupati Sumenep Saat Membuka Focus Group Discussion (FGD) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026,

SUMENEP, OkeDailyJatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mengakselerasi langkah pengendalian inflasi dengan memperkuat sinergi lintas sektor.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026, pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.

FGD yang berlangsung di Graha Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep, Kamis (30/7/2026), mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi untuk Menjaga Ketersediaan dan Keterjangkauan Pangan dalam Strategi Pengendalian Inflasi dan Menjaga Daya Beli Masyarakat.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum strategis tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Bank Indonesia, Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Badan Pusat Statistik (BPS), kepala perangkat daerah, hingga seluruh anggota TPID Kabupaten Sumenep.

Arahan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ir. Dedi Falahuddin, S.T., M.T.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh anggota TPID yang dinilai mampu menjaga stabilitas harga melalui kerja sama yang solid dan berkelanjutan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim TPID yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah. Mudah-mudahan inflasi di Sumenep dapat terus dikendalikan, sehingga daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tetap berjalan normal dan tidak memberatkan beban keluarga kita,” ujar Bupati Fauzi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Juni 2026, inflasi Kabupaten Sumenep tercatat 4,48 persen secara tahunan (year on year), 0,01 persen secara bulanan (month to month), dan 2,08 persen sejak awal tahun (year to date).

Baca Juga:  BLT DBHCHT Mulai Disalurkan di Sumenep, Bupati Fauzi Sebut Buruh Tembakau Penopang Ekonomi Daerah

Angka tersebut menjadi pijakan pemerintah daerah dalam menyusun strategi pengendalian inflasi yang lebih adaptif.

Menurut Bupati, pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan administratif. Ketersediaan pangan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga menjadi fondasi utama agar masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

“Ketersediaan dan keterjangkauan pangan adalah kunci emas pengendalian inflasi. Kita tidak bisa hanya melihat dari satu sisi saja, melainkan harus merambah ke seluruh rantai pasok. Mulai dari beras, jagung, bumbu dapur, hingga daging dan minyak goreng, semuanya harus dipantau dengan teliti agar pasokan terjamin dan harga tetap wajar di tangan masyarakat,” tegasnya.

Untuk mendukung langkah tersebut, Pemkab Sumenep memperkuat pemantauan harga harian di pasar, meningkatkan pengawasan distribusi bahan pokok, sekaligus mengedukasi masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan sehingga stabilitas pasar tetap terjaga.

Baca Juga:  KPRI RSUD Moh Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Perkuat Komitmen Sejahterakan Anggota

Koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, serta seluruh anggota TPID juga terus diperkuat sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak harga komoditas pangan.

Sosok orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep itu menegaskan, keberhasilan pengendalian inflasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Mengendalikan inflasi bukanlah tugas satu instansi semata. Sinergi dan kolaborasi adalah nyawa dari semua langkah yang kita ambil. Kita harus bergandengan tangan, mempererat koordinasi, serta memperkokoh komitmen bersama. Tidak ada yang bisa berjalan sendirian jika ingin menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat Sumenep,” katanya.

Melalui FGD TPID Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap lahir berbagai rekomendasi yang implementatif untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Kamiluddin Kembali ke Gapura, Kenangan 1 Bulan 22 Hari Berujung Pesan yang Bikin Haru

Menutup arahannya, Bupati Fauzi mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Melalui pertemuan hari ini, saya berharap lahir langkah-langkah yang lebih efektif dan solutif. Ketika kebutuhan pokok terjangkau, masyarakat bisa memenuhi hidupnya dengan baik, dan roda perekonomian daerah akan terus berputar demi kemajuan bersama. Dengan memohon ridho Allah SWT, saya nyatakan FGD Pengendalian Inflasi TPID Kabupaten Sumenep Tahun 2026 ini resmi dibuka dan dimulai.” tandasnya.

Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Sumenep optimistis mampu menjaga inflasi tetap terkendali, memperkuat ketahanan pangan, melindungi daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perwosi Sumenep Kobarkan Semangat Perempuan Sehat, Keluarga Kuat dan Daerah Hebat
Lantik 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep KH Imam Hasyim Tekankan Pendidikan Karakter dan Inovasi
Alumni PGAN Sumenep Angkatan 90 Rawat Persaudaraan, Yasin dan Tahlil Warnai Pertemuan di Pamekasan
Detik One Apresiasi Pemkab Sumenep atas Suksesnya QRIS JJS Viral 2026 di Kepulauan Sapudi
Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Sepak Bola Lewat AF Sport U-17 Sumenep
Bupati dan Wabup Sumenep Jajal Uji Tembak Akik di Pameran Labang Mesem 2026
Bupati Sumenep Buka LPI Putaran ke-8, Momentum Promosi Wisata Madura
Wabup KH. Imam Hasyim Turun Langsung, Opgab Jadi Ajang Edukasi dan Kepedulian

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Perwosi Sumenep Kobarkan Semangat Perempuan Sehat, Keluarga Kuat dan Daerah Hebat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Lantik 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep KH Imam Hasyim Tekankan Pendidikan Karakter dan Inovasi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Alumni PGAN Sumenep Angkatan 90 Rawat Persaudaraan, Yasin dan Tahlil Warnai Pertemuan di Pamekasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Detik One Apresiasi Pemkab Sumenep atas Suksesnya QRIS JJS Viral 2026 di Kepulauan Sapudi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Bupati dan Wabup Sumenep Jajal Uji Tembak Akik di Pameran Labang Mesem 2026

Berita Terbaru