Cuaca Sumenep Awal Oktober 2026 Dinamis, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

- Editorial Team

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

OkeDailyJatim – Warga Sumenep diminta waspada. Cuaca awal Oktober 2026 masih dinamis dan hujan lokal berpotensi muncul cepat.

BMKG menyebut perubahan langit dan angin perlu dicermati. Warga diminta memantau prakiraan cuaca sebelum beraktivitas di luar.

Kepala BMKG Sumenep Ari Widjajanto mengatakan, warga pesisir perlu memberi perhatian pada perubahan arah serta kecepatan angin.

“Warga pesisir perlu mencermati perubahan arah dan kecepatan angin. Kondisi itu dapat memengaruhi keadaan perairan,” kata Ari, Minggu (04/10/2026).

Menurut Ari, kondisi Laut Jawa bagian timur masih perlu terus dipantau. Angin tercatat 12-13 knot, gelombang 1,2-1,3 meter.

Baca Juga:  Duka Kebakaran Pabian, Pemkab Sumenep Hadir Salurkan Bantuan Total Rp30 Juta

“Angin di Laut Jawa bagian timur sekitar 12 hingga 13 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 1,2 hingga 1,3 meter,” ujarnya.

Meski rendah hingga sedang, laut tetap menjadi pertimbangan nelayan. Informasi BMKG terbaru perlu dicek sebelum berangkat melaut.

“Kondisinya masih rendah hingga sedang, tetapi nelayan tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca terbaru dari BMKG,” ungkap Ari.

Baca Juga:  Tangis di Rumah Duka Korban KM Virgo, Pemkab Sumenep Bawa Bantuan dan Doa

Tak hanya nelayan, warga daratan juga diminta siaga saat hujan disertai angin kencang. Hindari pohon besar dan benda rawan roboh.

BMKG mengimbau warga menjadikan informasi cuaca sebagai acuan utama. Peringatan dini perlu dipantau agar antisipasi dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru