Disdik Sumenep Sebut Budaya Keris Jadi Media Efektif Tingkatkan Logika Matematis Siswa

- Editorial Team

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdik Sumenep Dorong Guru SD Belajar Matematika Lewat Keris, UNESA Hadirkan Model Pembelajaran Berbasis Budaya

Disdik Sumenep Dorong Guru SD Belajar Matematika Lewat Keris, UNESA Hadirkan Model Pembelajaran Berbasis Budaya

SUMENEP, OkeDailyJatim – Upaya memperkuat pendidikan berbasis kearifan lokal terus digencarkan di Kabupaten Sumenep. Kali ini, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menghadirkan program pendampingan bagi guru sekolah dasar dengan menggabungkan budaya keris dan literasi ekologi sebagai media pembelajaran untuk mengasah kecerdasan logis-matematis siswa.

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) itu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., menilai inovasi tersebut menjadi langkah nyata menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan peserta didik sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Sumenep, Minggu (19/7/2026), diikuti puluhan guru sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) 01 Kecamatan Kota Sumenep. Para peserta memperoleh pendampingan menyusun modul ajar yang mengintegrasikan budaya keris dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Iksan, pembelajaran tidak lagi cukup mengandalkan teori di dalam kelas. Guru perlu menghadirkan materi yang mudah dipahami siswa melalui potensi yang tumbuh di lingkungan mereka sendiri.

“Budaya keris bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga menyimpan nilai filosofis dan unsur matematis yang sangat relevan dijadikan media belajar agar siswa lebih mudah memahami konsep,” kata H. Moh. Iksan.

Ia menjelaskan, pendekatan berbasis budaya akan membuat proses belajar terasa lebih hidup karena siswa mempelajari sesuatu yang sudah mereka kenal sejak kecil. Cara tersebut diyakini mampu meningkatkan kemampuan berpikir logis sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah.

“Kami ingin pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan menyenangkan sehingga peserta didik mampu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain budaya, literasi ekologi juga menjadi perhatian dalam program tersebut. Menurut Iksan, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun sejak usia dini agar menjadi karakter yang melekat pada setiap peserta didik.

“Pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik. Karakter, kecintaan terhadap budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan harus tumbuh secara seimbang dalam diri setiap anak,” tegasnya.

Tim PKM UNESA yang dipimpin Prof. Dr. Wiryanto, M.Si., memberikan pendampingan kepada guru dalam merancang pembelajaran inovatif yang memadukan budaya keris dengan literasi ekologi. Kegiatan juga menghadirkan narasumber K.M. Musthafa, M.A., H. Ibnu Hajar, dan Ike Yuli Mestika Dewi.

Baca Juga:  81 Tahun Merdeka, Saatnya Melihat Madura Tanpa Stigma

Disdik Sumenep berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas guru terus diperluas agar semakin banyak sekolah mampu menerapkan pembelajaran berbasis potensi lokal yang berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan.

“Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, mencintai budaya daerah, sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan,” pungkas H. Moh. Iksan.

Facebook Comments Box

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM
Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Gapura, Ratusan Peserta Tumpahkan Semangat Kemerdekaan
Double Winner! SDN Pajagalan II Sumenep Ukir Prestasi Gemilang di Festival Sepeda Hias HUT ke-81 RI
Sumenep Kepulauan Menggema, Ketua Fraksi PDIP Dorong Perubahan Nomenklatur Jadi Gerakan Bersama
Expo Madrasah 2026 Jadi Panggung Kreativitas Siswa Sumenep, Abdul Wasid: Dari Madrasah Lahir Karya Inspiratif

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:19 WIB

4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Gapura, Ratusan Peserta Tumpahkan Semangat Kemerdekaan

Berita Terbaru