OkeDailyJatim – Satlantas Polresta Sumenep menggelar program Polisi Sahabat Anak di MIN 2 Sumenep, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan keselamatan berlalu lintas kepada anak sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas mengajak siswa berinteraksi melalui pertanyaan seputar aturan lalu lintas. Suasana edukasi dibuat komunikatif agar materi keselamatan lebih mudah dipahami anak-anak.
Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan tas sebagai bentuk apresiasi. Cara ini diharapkan mendorong semangat belajar sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan di jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Lantas Polresta Sumenep, Kompol Eko Aprianto, menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut. Program Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari upaya mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak memahami pentingnya disiplin dan menaati aturan ketika berada di jalan,” kata Kompol Eko Aprianto disela-sela kegiatan.
Melalui pendekatan yang ramah anak, polisi berupaya membangun komunikasi positif dengan para siswa. Anak-anak juga diberi kesempatan menunjukkan pemahaman mereka melalui pertanyaan yang berkaitan dengan lalu lintas.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang siap memberikan edukasi dan perlindungan, sehingga mereka merasa nyaman saat belajar tentang keselamatan,” ujarnya tegas.
Pendidikan keselamatan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Keluarga dan sekolah juga berperan penting dalam membiasakan anak memahami aturan serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di jalan.
“Kami berharap edukasi ini dapat membentuk generasi yang disiplin dan peduli keselamatan. Dukungan keluarga serta sekolah juga penting untuk menanamkan kebiasaan tertib berlalu lintas,” pungkas Kompol Eko Aprianto.
Kegiatan Polisi Sahabat Anak di MIN 2 Sumenep berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polresta Sumenep berharap edukasi serupa dapat memperkuat kesadaran berlalu lintas serta mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas di wilayah setempat.















