Wasev Sterad Turun ke Sumenep, Pastikan Bakti TNI AD Tak Sekadar Bangun Infrastruktur

- Editorial Team

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wasev Sterad Turun ke Sumenep, Pastikan Bakti TNI AD Tak Sekadar Bangun Infrastruktur

Wasev Sterad Turun ke Sumenep, Pastikan Bakti TNI AD Tak Sekadar Bangun Infrastruktur

OkeDailyJatim – Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Kabupaten Sumenep bukan sekadar tentang menuntaskan pembangunan. Di balik setiap sasaran fisik, ada kebutuhan masyarakat yang harus benar-benar terjawab.

Hal itu menjadi perhatian Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) saat turun langsung meninjau sejumlah hasil Program Bakti TNI AD di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jumat (21/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan sasaran pembangunan yang telah mencapai 100 persen benar-benar memiliki manfaat nyata bagi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim tidak hanya melihat hasil akhir pekerjaan, tetapi juga mencermati bagaimana fasilitas tersebut digunakan dan dirasakan masyarakat.

Sejumlah sasaran yang menjadi objek peninjauan meliputi sumur bor, jembatan armco, hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Ketiga sasaran itu memiliki fungsi berbeda.

Sumur bor menyentuh kebutuhan dasar masyarakat terhadap air, jembatan membuka akses mobilitas warga, sedangkan rehabilitasi RTLH berkaitan langsung dengan kelayakan tempat tinggal.

Baca Juga:  Kemenag Sumenep Matangkan Langkah Menuju Zona Integritas Nasional, Simulasi Area V Jadi Ujian Awal Menembus Penilaian TPN

Tim Wasev Sterad dipimpin Letkol Inf Alex Sandri, S.Hub., didampingi Mayor Czi Erlan Yulianto dan Serka Dj. Pranata.
Sementara dari Kodim 0827/Sumenep, tim Wasev didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi yang mewakili Dandim 0827/Sumenep.

Turut hadir staf teritorial Kodim 0827/Sumenep, Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Mendung Melas Hari Sudarsono, serta para Babinsa.

Katim Wasev Letkol Inf Alex Sandri menegaskan, kegiatan evaluasi di lapangan memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar memastikan pekerjaan selesai.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak cukup diukur dari capaian fisik. Ukuran terpenting adalah ketika hasil pembangunan mampu menjawab kebutuhan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Dari hasil peninjauan di lapangan, sasaran fisik telah selesai dengan baik. Yang lebih penting, hasilnya bisa dipakai dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Letkol Inf Alex Sandri.

Baca Juga:  Peringati 30 Tahun Kudatuli di Sumenep, Ketua DPC PDI Perjuangan Serukan Persatuan Bangsa

Ia menekankan, setiap sasaran pembangunan memiliki persoalan dan manfaat yang berbeda. Karena itu, kualitas pekerjaan harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan pemanfaatannya.

“Sumur bor berkaitan dengan ketersediaan air, jembatan menyangkut akses warga, sementara RTLH menyentuh langsung kebutuhan tempat tinggal. Semuanya harus memberi dampak nyata,” ujarnya.

Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi mengatakan, seluruh sasaran yang ditinjau telah dikerjakan hingga tuntas. Pembangunan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Namun, menurutnya, selesainya pembangunan bukan menjadi akhir dari tanggung jawab.

“Pekerjaan memang sudah rampung, tetapi tanggung jawab tidak berhenti setelah pembangunan selesai. Harapannya, warga ikut menjaga dan memanfaatkan hasilnya dengan baik,” ujar Mayor Cpl Suwandi.

Pesan tersebut menjadi penting karena keberadaan fasilitas yang dibangun melalui Program Bakti TNI AD diharapkan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Percepatan Listrik PLN di Pulau Masalembu Mulai Bergerak, Jailani: Kehadiran Pemkab dan PT Elnusa Jadi Sinyal Positif

Dengan demikian, keberhasilan program tidak berhenti pada angka progres 100 persen, melainkan terlihat dari seberapa besar hasil pembangunan mampu digunakan dan dirasakan masyarakat.

Peninjauan Wasev Sterad di Sumenep menjadi momentum untuk melihat lebih jauh dampak Program Bakti TNI AD bagi masyarakat.

Sumur bor, jembatan armco, dan rumah yang telah direhabilitasi bukan hanya menjadi catatan capaian pembangunan. Ketiganya merupakan bentuk nyata kehadiran program untuk menjawab kebutuhan warga.

Melalui evaluasi langsung di lapangan, TNI AD memastikan semangat pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada pembangunan secara fisik.

Sebab, pada akhirnya, keberhasilan Bakti TNI AD bukan hanya tentang apa yang berhasil dibangun, tetapi tentang apa yang berubah dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Penulis : Sahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru