UPTD Pasar Sumenep Dorong Penataan Pasar Hewan Pragaan, Bidik Peningkatan PAD

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD Pasar Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep Subaidi SH Saat Meninjau Pasar Pragaan

Kepala UPTD Pasar Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep Subaidi SH Saat Meninjau Pasar Pragaan

SUMENEP, OkeDailyJatim – Pasar Hewan Pragaan di Kabupaten Sumenep dinilai menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar. Setiap hari pasaran, ratusan ekor kambing diperjualbelikan di kawasan tersebut dengan nilai transaksi yang terus berputar.

Namun, besarnya aktivitas ekonomi itu hingga kini belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena belum didukung sistem pengelolaan dan penataan yang memadai.

Persoalan tersebut menjadi perhatian serius Kepala UPTD Pasar Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Sumenep yang diwakili Subaidi, S.H., saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Pragaan, Rabu (22/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan itu merupakan agenda awal setelah dirinya dipercaya memimpin UPTD Pasar, sekaligus untuk melihat langsung kondisi lapangan, berdialog dengan pengelola dan pedagang, serta memetakan berbagai persoalan yang selama ini terjadi.

Dari hasil peninjauan, Subaidi menemukan aktivitas perdagangan kambing masih banyak berlangsung di sepanjang badan jalan.

Baca Juga:  Budayakan QRIS, Pemkab Sumenep Ajak ASN Beralih ke Transaksi Digital

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga berdampak terhadap kenyamanan masyarakat, aktivitas ekonomi sekitar, hingga proses belajar mengajar di sekolah yang berada di sekitar kawasan pasar.

Meski demikian, di balik persoalan tersebut tersimpan peluang ekonomi yang sangat menjanjikan.

Dengan volume perdagangan yang tinggi, Pasar Hewan Pragaan dinilai layak dikembangkan menjadi sentra perdagangan ternak modern yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan penerimaan daerah.

“Pasar Hewan Pragaan memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Yang kita butuhkan sekarang adalah penataan yang tepat agar aktivitas perdagangan berjalan lebih tertib, aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maupun pemerintah daerah,” kata Subaidi usai kegiatan kepada media ini, Rabu (22/07/2026).

Menurutnya, langkah paling mendesak adalah menyediakan kawasan atau lahan khusus bagi aktivitas perdagangan kambing.

Baca Juga:  Lindungi Aset Umat, BWI Sumenep Gelar Pembinaan Nadzir dan Serahkan Sertifikat Wakaf Masjid Gemma

Selama transaksi masih berlangsung di badan jalan, berbagai persoalan akan terus muncul, mulai dari kemacetan hingga sulitnya penerapan sistem retribusi pasar.

“Kami memandang penyediaan lahan khusus untuk pasar kambing menjadi kebutuhan yang sangat penting. Penataan ini bukan hanya menciptakan ketertiban, tetapi juga menjadi solusi agar seluruh aktivitas perdagangan dapat berlangsung secara lebih profesional,” ujarnya.

Subaidi menjelaskan, selama ini besarnya transaksi jual beli ternak belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan pasar.

Padahal, apabila aktivitas tersebut dikelola dalam kawasan resmi dengan sistem retribusi yang baik, peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan terbuka sangat besar.

“Aktivitas perdagangan hewan selama ini belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan pasar melalui retribusi.

Apabila kawasan pasar hewan dapat direalisasikan, maka potensi ekonomi yang selama ini berjalan secara informal dapat dikelola menjadi sumber PAD yang baru bagi Kabupaten Sumenep,” tegas Subaidi SH.

Ia optimistis penataan Pasar Hewan Pragaan akan membawa dampak positif bagi seluruh pihak.

Baca Juga:  JJS Jadi Penutup HUT RI ke-81 DPMPTSP Sumenep, Rute Panjang Penuh Kebersamaan

Tidak hanya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, tetapi juga memperkuat daya saing sektor peternakan, menciptakan kawasan perdagangan yang lebih representatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Subaidi berharap upaya penataan dapat diwujudkan melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, pengelola pasar, pedagang, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan pengelolaan yang modern dan terintegrasi, Pasar Hewan Pragaan diyakini mampu berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan ternak unggulan di Madura sekaligus menjadi pengungkit baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin Pasar Hewan Pragaan tidak hanya dikenal sebagai pusat perdagangan ternak terbesar di Sumenep, tetapi juga menjadi pasar yang tertata, modern, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Syahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026
Perpusling Dispusip Hadir di Pekan Literasi Krida Paparika SMAN 1 Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:57 WIB

FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi

Berita Terbaru