Seluruh proses melibatkan dosen dan mahasiswa agar setiap karya yang ditampilkan memiliki kualitas terbaik.
“Persiapan kami lakukan sekitar tiga bulan. Dosen dan mahasiswa bekerja bersama agar pameran ini benar-benar menjadi ruang belajar, ruang berkarya, sekaligus ruang memperkenalkan kreativitas mahasiswa kepada masyarakat,” ujarnya.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan Tari Codhi’ dari Sanggar Cemara. Tarian tradisional Madura ini menggambarkan keberanian, keteguhan, dan nilai budaya yang masih terjaga hingga sekarang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dekan FISIP Universitas Wiraraja, Rillia Aisyah Haris, mengapresiasi kerja keras panitia, mahasiswa, dosen, dan seluruh mitra yang telah mendukung kegiatan.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan penyelenggaraan SOMA Vol II.
“Kami mengapresiasi seluruh panitia, dosen, mahasiswa, media, serta para mitra yang telah bekerja bersama.
Dukungan dari semua pihak membuat pameran ini dapat terselenggara dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Rillia.
Wakil Rektor I Universitas Wiraraja menilai tema “Spektrum” mencerminkan luasnya ekspresi seni Madura.
Penulis : Supriyadi Prayitno
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: Okedaily Jatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










