Saat Budaya dan Pelayanan Bertemu, Dinsos P3A Sumenep Hadir Layani Warga di Madura Culture Festival 2026

- Editorial Team

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinsos P3A Kabupaten Sumenep Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE, MM

Kadinsos P3A Kabupaten Sumenep Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE, MM

OkeDailyJatim – Sumenep Culture Fest #4 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya Madura. Di balik panggung Madura Night Vaganza, pemerintah menghadirkan pelayanan sosial langsung ke tengah masyarakat.

Digelar di GOR A. Yani, Panglegur, Sumenep, mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026, festival ini menjadi ruang pertemuan antara kekayaan budaya lokal dengan kebutuhan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau warga.

Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah stan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep. Warga tidak hanya datang menikmati pertunjukan, tetapi juga dapat berkonsultasi dan mengurus berbagai kebutuhan layanan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pelayanan tersedia di lokasi. Mulai dari pengecekan dan pencetakan dokumen Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pembaruan data penerima bantuan sosial, hingga layanan pendampingan bagi perempuan dan anak yang menghadapi persoalan kekerasan.

Baca Juga:  9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM, menegaskan bahwa kehadiran layanan di tengah festival merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin budaya dan pelayanan berjalan berdampingan. Saat masyarakat datang merayakan budayanya, pemerintah juga hadir mendengar dan membantu kebutuhan mereka.” kata Dr. Rahman Riadi, Rabu (26/08/2026) malam.

Menurut Rahman, pelayanan publik tidak harus selalu berlangsung dalam suasana formal di ruang perkantoran. Momentum kebudayaan justru dapat menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.

“Masyarakat datang dengan suasana gembira, sehingga kami memiliki kesempatan untuk mendengar persoalan mereka secara langsung. Inilah pelayanan yang hadir di tengah kehidupan warga.” ujarnya.

Baca Juga:  Di Hari Ketiga, TP PKK Sumenep dan Dinas Perikanan Bagikan Olahan Ikan untuk Tekan Stunting di Rubaru

Kemudahan juga menjadi perhatian dalam pelayanan tersebut. Warga yang membutuhkan layanan dapat menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain fotokopi KTP, Kartu Keluarga, SKTM, serta dokumen pendukung sesuai kebutuhan. Foto kondisi rumah dapat disertakan untuk keperluan tertentu.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Dinsos P3A Sumenep dalam memperluas akses pelayanan sosial. Pemerintah berupaya agar masyarakat tidak selalu harus menempuh jarak dan proses panjang hanya untuk mendapatkan informasi maupun pendampingan.

“Pelayanan harus sederhana, mudah dan transparan. Kami ingin masyarakat merasakan langsung bahwa pemerintah hadir untuk membantu, mendengar, dan memastikan mereka tidak berjalan sendiri.” tutup Dr. Rahman Riadi.

Perpaduan antara festival budaya dan pelayanan sosial ini memberi warna berbeda pada Sumenep Culture Fest #4. Panggung budaya tidak berhenti sebagai tempat pertunjukan, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  Raker JMSI Sumenep Bongkar Tantangan Media, Penguatan SDM Jadi Kunci Masa Depan Pers

Hingga pelaksanaan festival berakhir pada 4 September 2026, masyarakat masih dapat menikmati rangkaian kegiatan sekaligus memanfaatkan layanan yang disiapkan Dinsos P3A Sumenep.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, pendekatan tersebut menjadi pesan bahwa pelestarian budaya dan peningkatan pelayanan publik bukan dua agenda yang harus dipisahkan.

Di tengah riuh musik, seni, dan tradisi Madura, ada pesan yang lebih penting: pelayanan pemerintah harus semakin dekat dengan rakyat. Sumenep Culture Fest #4 pun menjadi panggung budaya sekaligus wajah baru pelayanan sosial yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Dukung Pameran Akik Maestoh Stone, Bidik Pasar Nasional
1.600 Guru dan Tenaga Teknis Terima SK PPPK Paruh Waktu, Disdik Sumenep Tekankan Profesionalisme Digital
Wabup KH. Imam Hasyim Sampaikan Raperda Dana Pilkada 2029, Total Usulan Rp75 Miliar
Wisuda STAI Nurud Dhalam, Wabup KH. Imam Hasyim: Sarjana Harus Bawa Perubahan bagi Sumenep
Bidik Prestasi, Kecamatan Dasuk Matangkan Pembinaan Tim Sepak Bola U-17
MI Raudlah Najiyah II Perkuat Budaya Literasi melalui Kunjungan Edukasi ke Dispusip Sumenep
Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kementan, Proyek UPLAND 2021–2026 Jadi Sorotan Nasional
Kemenag Sumenep Perkuat Profesionalisme ASN KUA Sapeken melalui Pembinaan Karier dan Mental

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Fauzi Dukung Pameran Akik Maestoh Stone, Bidik Pasar Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:59 WIB

1.600 Guru dan Tenaga Teknis Terima SK PPPK Paruh Waktu, Disdik Sumenep Tekankan Profesionalisme Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Wabup KH. Imam Hasyim Sampaikan Raperda Dana Pilkada 2029, Total Usulan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Wisuda STAI Nurud Dhalam, Wabup KH. Imam Hasyim: Sarjana Harus Bawa Perubahan bagi Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Bidik Prestasi, Kecamatan Dasuk Matangkan Pembinaan Tim Sepak Bola U-17

Berita Terbaru