Polemik Desil Sumenep Memanas, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Biarkan Warga Miskin Kalah oleh Data

- Editorial Team

Kamis, 3 September 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat Ludianto

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat Ludianto

Ia mengingatkan bahwa persoalan desil tidak semata berkaitan dengan bantuan sosial. Lebih jauh, masalah ini menyangkut ketepatan kebijakan publik.

Data yang keliru berpotensi membuat program pemerintah meleset dari sasaran. Dampaknya, keluarga yang seharusnya mendapat perlindungan bisa kehilangan akses.

Baca Juga:  Setetes Darah, Sejuta Harapan: 30 Prajurit Yonif TP 931/KJ Donor Darah di RRI Fest Sumenep

Pemuda Muhammadiyah Sumenep tidak mempersoalkan pemutakhiran data selama prosesnya transparan dan sesuai kondisi objektif masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak menolak pembaruan data. Yang penting, perubahan itu benar-benar menggambarkan keadaan warga dan bisa dipertanggungjawabkan.” imbuhnya.

Baca Juga:  Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Ludianto meminta Pemkab Sumenep mengevaluasi perubahan desil yang menimbulkan keberatan. Evaluasi perlu melibatkan desa, masyarakat, dan pihak terkait.

Ia menilai keterbukaan menjadi kunci agar persoalan data tidak berkembang menjadi ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga:  Dua Sumur Bor TNI AD di Talango Sumenep Siap Layani 205 Warga, Akses Air Bersih Makin Dekat

Satu angka dalam sistem, kata dia, bisa memiliki dampak besar terhadap kehidupan sebuah keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan.

Facebook Comments Box

Penulis : Sahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi dan Penutupan HUT RI ke-81 di Gapura, Momentum Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman
Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra
MTsN 2 Sumenep Sambut 10 Mahasiswa PLP UIN Madura, Dorong Calon Guru Melek Teknologi
Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan
Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak
SLB Cinta Ananda Lalangon Bersholawat, Cinta Tanpa Batas Jadi Pesan Maulid Nabi
Ra Navis Tembus Forum Politik ASEAN, Golkar Sumenep Bawa Nama Daerah ke Panggung Regional

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:29 WIB

Maulid Nabi dan Penutupan HUT RI ke-81 di Gapura, Momentum Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

MTsN 2 Sumenep Sambut 10 Mahasiswa PLP UIN Madura, Dorong Calon Guru Melek Teknologi

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 07:32 WIB

Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Berita Terbaru