OkeDailyJatim – Menjadi perempuan berkelas bukan semata-mata soal penampilan, melainkan tentang cara bertutur, mengelola emosi, menghargai sesama, dan mengambil keputusan secara bijaksana. Pesan inilah yang menjadi perhatian dalam kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.
Ketua DWP Kemenag Sumenep, Ny. Barratul Aini Wasid, menekankan pentingnya membangun karakter perempuan yang santun, beretika, dan mampu menjaga keharmonisan hubungan di tengah keluarga maupun lingkungan sosial.
“Perempuan berkelas tercermin dari tutur kata yang terjaga, sikap yang menghargai orang lain, serta kemampuan mengendalikan emosi. Hindari gosip dan utamakan komunikasi yang membawa kebaikan,” kata Ny. Hj. Barratul Aini Wasid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kecakapan berkomunikasi harus berjalan seiring dengan kematangan sikap. Perempuan perlu mampu menyampaikan pendapat tanpa menyakiti, menyikapi perbedaan dengan tenang, serta mempertimbangkan dampak setiap perkataan sebelum disampaikan kepada orang lain.
“Kami berharap kegiatan ini membentuk pribadi perempuan yang berkarakter, bijaksana, dan beretika. Nilai-nilai tersebut hendaknya diterapkan dalam keluarga, organisasi, maupun kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Dukungan terhadap penguatan karakter anggota DWP juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, M.Pd. Ia mengapresiasi semangat para anggota yang terus berupaya meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat peran dalam keluarga.
“Saya mengapresiasi semangat anggota DWP untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga harmonis sekaligus menanamkan nilai kesantunan dan integritas,” ujar H. Abdul Wasid.
Ia juga berharap anggota DWP dapat menjadi pendamping yang memberikan dukungan positif bagi suami dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama. Peran tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan kehidupan keluarga dan pengabdian kepada masyarakat.
“Jadilah teladan melalui perilaku yang santun, keluarga yang harmonis, dan integritas yang terjaga. Semoga nilai-nilai tersebut turut mendukung pelayanan Kementerian Agama yang profesional dan semakin berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, DWP Kemenag Sumenep diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam membentuk perempuan yang berkepribadian matang, menjunjung tinggi etika, serta mampu menghadirkan pengaruh positif di lingkungan keluarga dan masyarakat.















