OkeDailyJatim – Polresta Sumenep mengungkap sembilan kasus kriminal selama Operasi Sikat Semeru 2026. Sebanyak 10 tersangka diamankan dalam operasi tersebut.
Pengungkapan itu dilakukan Satreskrim Polresta Sumenep selama operasi pada 10-21 Oktober 2026. Kasus yang dibongkar meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan curanmor.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menyampaikan hasil operasi tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan itu dihadiri puluhan wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Operasi Sikat Semeru 2026 merupakan upaya kami menindak tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional,” kata Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.
Dari sembilan kasus yang diungkap, polisi menangani empat kasus pencurian dengan pemberatan atau curat, satu kasus pencurian dengan kekerasan atau curas, serta empat kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Rinciannya, lima tersangka diduga terlibat kasus curat, satu tersangka kasus curas, dan empat tersangka kasus curanmor. Total terdapat 10 orang yang diamankan dalam operasi tersebut.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, mulai dari satu unit sepeda motor, empat telepon genggam, dua flashdisk, satu tabung gas elpiji, hingga empat celengan.
Barang bukti lainnya berupa satu unit sound system, dua pasang sepatu, dan satu hoodie. Seluruh barang tersebut berkaitan dengan perkara yang diungkap di wilayah hukum Polresta Sumenep.
Lokasi kejadian tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Sumenep. Sebanyak tujuh tempat kejadian perkara berada di Kecamatan Kota Sumenep, sedangkan masing-masing satu lokasi berada di Gapura dan Batuputih.
Kombes Pol Ariek menegaskan Polresta Sumenep akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan kejahatan. Kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mengetahui atau mengalami tindak pidana. Sinergi dengan masyarakat penting untuk menjaga situasi tetap aman,” tegasnya.
Kapolresta turut mengapresiasi peran insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik. Menurutnya, sinergi kepolisian dan media diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.
Polresta Sumenep menyatakan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sumenep.















