OkeDailyJatim – Riuh langkah anak-anak dalam Karnaval PAUD Kecamatan Kota Sumenep menjadi warna tersendiri dalam peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Tak sekadar meramaikan perayaan, kegiatan ini menjadi ruang belajar untuk mengenalkan budaya lokal sekaligus menumbuhkan kreativitas generasi muda.
Karnaval yang digelar Sabtu (24/10/2026) di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep itu diikuti lembaga PAUD se-Kecamatan Kota Sumenep. Mengusung tema “Sumenep Berseri, Melestarikan Budaya Lokal, Menumbuhkan Generasi Hebat”, kegiatan ini memadukan edukasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap tradisi daerah.
Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Ny. Nia Kurnia Fauzi, mengapresiasi penyelenggaraan karnaval tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dekat dengan dunia anak dapat menjadi sarana efektif untuk membangun keberanian, kreativitas, dan kebanggaan terhadap identitas daerah sejak usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karnaval ini bukan sekadar memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka dapat mengembangkan kreativitas, melatih kepercayaan diri, dan mengenal budaya daerah sejak dini,” kata Nia Kurnia Fauzi disela kegiatan.
Ia menegaskan, pengenalan budaya lokal tidak cukup dilakukan melalui penjelasan di ruang kelas. Anak-anak perlu memperoleh pengalaman langsung melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan agar tradisi dan kearifan lokal Sumenep semakin dekat dengan kehidupan mereka.
“Kecintaan terhadap budaya lokal perlu ditanamkan sejak usia dini. Kekayaan tradisi dan kearifan lokal Sumenep merupakan warisan berharga yang harus diperkenalkan kepada generasi penerus melalui kegiatan edukatif dan menyenangkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Nia mengingatkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak semata-mata mengejar kemampuan akademik. Pembentukan karakter, kemandirian, kepedulian sosial, serta rasa percaya diri menjadi fondasi penting untuk mempersiapkan anak menghadapi tantangan masa depan.
“Kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pemerintah sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pendidikan PAUD tidak hanya membangun kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian,” ujar istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Kerja Kepala TK Kecamatan Kota Sumenep dan seluruh lembaga PAUD yang berpartisipasi. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa pendidikan anak membutuhkan dukungan bersama, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Nia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran kreatif yang mempertemukan nilai pendidikan dan pelestarian budaya. Dengan begitu, momentum hari jadi daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak.
“Saya berharap lahir generasi Sumenep yang ceria, kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap budayanya. Pendidikan anak usia dini yang berkualitas menjadi salah satu langkah penting untuk menyiapkan generasi hebat menuju masa depan,” pungkasnya.
Karnaval PAUD Kecamatan Kota Sumenep menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mengenalkan tradisi kepada anak-anak melalui pengalaman yang menyenangkan. Sinergi keluarga, pendidik, dan pemerintah diharapkan terus melahirkan generasi yang berkarakter serta mencintai daerahnya.















