Camat Arjasa, Subiyakto, S.H., M.H., menilai pemutakhiran data PBB-P2 merupakan peluang besar untuk memperbaiki administrasi perpajakan di wilayahnya. Program ini membutuhkan dukungan semua pihak.
“Pemutakhiran data PBB-P2 merupakan kesempatan besar bagi kita untuk menata data perpajakan. Karena itu, pemerintah desa dan masyarakat harus ikut mendukung proses ini,” kata Subiyakto.
Menurut Subiyakto, data yang valid akan memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat. Selain memperkuat administrasi, pembaruan data juga dapat mengurangi potensi persoalan terkait objek dan kewajiban pajak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap proses pemutakhiran berjalan lancar. Masyarakat perlu terbuka memberikan informasi agar data yang dihasilkan benar-benar sesuai kondisi dan dapat digunakan untuk pelayanan yang lebih baik,” harapnya.
Sementara itu, Kasubid Analisa dan Pengembangan P3EPD Bapenda Sumenep, Nuruddin, S.Sos., M.Si., menegaskan keberhasilan program tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga partisipasi masyarakat.
“Tanpa dukungan masyarakat, tunggakan piutang PBB tidak akan terselesaikan. Karena itu, kami membutuhkan kerja sama warga agar persoalan pajak dapat ditangani secara bertahap,” tutur Nuruddin.
Ia menjelaskan, petugas ukur akan membutuhkan bantuan masyarakat ketika melakukan pendataan di lapangan. Pemilik tanah diharapkan ikut menunjukkan batas objek secara jelas agar data tidak keliru.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















