OkeDailyJatim – Madura Culture Festival (MCF) ke-4 resmi dibuka di GOR A. Yani Pangligur, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026) malam. Festival ini menjadi ruang kolaborasi budaya antardaerah sekaligus panggung mengenalkan kekayaan seni dan budaya kepada masyarakat.
Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, mengapresiasi seluruh daerah yang berpartisipasi dalam MCF ke-4. Menurutnya, kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk menyukseskan festival budaya tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami mengucapkan terima kasih kepada kabupaten yang ikut bersama-sama memeriahkan Madura Culture Fest #4,” kata Bupati Fauzi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah daerah turut ambil bagian dalam festival tersebut. Di antaranya Kabupaten Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Situbondo, Banyuwangi, Nganjuk, Pasuruan, Malang, Kota Blitar, Bondowoso, Kota Probolinggo, Tuban, serta Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah.
Menurut Fauzi, partisipasi berbagai daerah menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam memperkenalkan seni dan budaya. Pertunjukan tari dari sejumlah daerah juga dijadwalkan mewarnai rangkaian festival selama dua malam.
“Terima kasih atas partisipasi dan kebersamaannya untuk menampilkan tari-tarian yang akan kita saksikan bersama malam ini dan besok malam,” ujarnya.
Tak hanya menampilkan seni budaya, MCF ke-4 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat selama festival berlangsung.
Bupati Fauzi secara khusus mengapresiasi dukungan Bank Jatim yang selama empat tahun turut mendukung penyelenggaraan MCF. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyediaan tenda bagi pelaku UMKM.
“Terima kasih kepada Bank Jatim atas kebersamaannya dengan UMKM. Seluruh tenda untuk UMKM yang berjualan diberikan gratis dan tidak dipungut biaya sewa,” tegas Fauzi.
Menurut Fauzi, rangkaian kegiatan tidak berhenti setelah MCF ke-4 selesai. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan sejumlah hiburan lain yang akan tetap mengisi panggung festival.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, PIC, pimpinan organisasi perangkat daerah, sponsor, serta seluruh pihak yang telah bekerja bersama menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia Madura Culture Festival, seluruh PIC, pimpinan OPD, dan semua pihak yang telah menyukseskan acara ini,” tutur Fauzi.
Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Sumenep kemudian secara resmi membuka Madura Culture Festival ke-4 dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. “Dengan ini saya nyatakan Madura Culture Festival ke-4 dibuka dan dimulai,” ucapnya.
Pembukaan MCF ke-4 di GOR A. Yani Pangligur menandai dimulainya rangkaian festival budaya di Sumenep. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang perjumpaan budaya antardaerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
Melalui MCF 4, Sumenep tidak hanya menjadi tuan rumah pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan aktivitas ekonomi masyarakat dalam satu panggung kolaborasi.
Penulis : Zahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim















