Naghfir’s Institute Perkuat Gerakan Antikorupsi, GMPK Sumenep Disiapkan Jadi Motor Pengawasan Publik

- Editorial Team

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Naghfir's Institute Dr. Naghfir Bersama Imam Buchori

Direktur Naghfir's Institute Dr. Naghfir Bersama Imam Buchori

SUMENEP, OkeDailyJatim – Komitmen memperkuat gerakan pemberantasan korupsi di daerah terus digaungkan Naghfir’s Institute. Lembaga tersebut menegaskan tekadnya menjadikan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Sumenep sebagai kekuatan masyarakat sipil yang aktif mengawal transparansi, akuntabilitas, serta mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang bersih.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran publik bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

GMPK merupakan organisasi yang berafiliasi dengan gerakan antikorupsi yang dipelopori Bibit Samad Rianto, tokoh nasional yang dikenal luas dalam momentum bersejarah “Cicak versus Buaya”, simbol perlawanan terhadap pelemahan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan GMPK Sumenep bukan sekadar membangun organisasi, tetapi menghadirkan gerakan moral yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami ingin GMPK Sumenep menjadi rumah besar bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pemberantasan korupsi. Gerakan ini harus menjadi energi kolektif untuk menjaga integritas dan mengawal kepentingan publik,” ujar Dr. Naghfir kepada media ini, Jum’at (31/07/2026).

Menurutnya, praktik korupsi hanya dapat ditekan apabila masyarakat memiliki keberanian untuk mengawasi jalannya pemerintahan serta berpartisipasi dalam mewujudkan budaya antikorupsi.

“Korupsi adalah musuh bersama. Karena itu, pengawasan masyarakat harus diperkuat melalui gerakan yang independen, profesional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” katanya.

Dalam struktur kepengurusan, Imam Bukhori, aktivis asal Malang, dipercaya memimpin GMPK Kabupaten Sumenep. Kepemimpinannya diharapkan mampu mengonsolidasikan berbagai elemen masyarakat sipil dalam memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:  MAN Sumenep Cetak Generasi Siap Kerja, Kelas Keterampilan Jadi Jalan Menuju Masa Depan

Lebih lanjut, Dr. Naghfir optimistis GMPK Sumenep akan menjadi mitra strategis dalam mendorong lahirnya pemerintahan yang semakin terbuka dan akuntabel.

“Kami ingin membangun budaya yang menjadikan kejujuran sebagai kekuatan utama. Ketika masyarakat berani mengawasi, ruang bagi praktik korupsi akan semakin sempit,” tegas Dr. Naghfir.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kalangan akademisi, pemuda, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bersatu dalam gerakan antikorupsi.

“Perubahan tidak lahir dari satu orang, tetapi dari gerakan bersama. Naghfir’s Institute akan terus berada di garis depan untuk mengawal lahirnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Sumenep,” pungkas Dr. Naghfir.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar
SonGENnep FC Pastikan Tiket Liga Nusantara Jatim 2026, Bawa Asa Baru Futsal Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:59 WIB

NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terbaru