Naghfir’s Institute Gandeng Pengda PPAT Sumenep Gelar Sosialisasi Pajak, Bangun Kesadaran Wajib Pajak Lewat Kolaborasi Strategis

- Editorial Team

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Naghfir's Institute Dr. Naghfir Bersama Kepala KPP Pratama Sumenep, Mohammad Rasyid Ridho

Direktur Naghfir's Institute Dr. Naghfir Bersama Kepala KPP Pratama Sumenep, Mohammad Rasyid Ridho

SUMENEP, OkeDailyJatim – Upaya membangun budaya taat pajak di Kabupaten Sumenep terus diperkuat. Naghfir’s Institute bersama Pengurus Daerah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi perpajakan yang menghadirkan langsung Kepala KPP Pratama Sumenep, Mohammad Rasyid Ridho, sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang diikuti para anggota PPAT, praktisi, dan peserta dari berbagai kalangan itu menjadi ruang edukasi untuk memperdalam pemahaman mengenai regulasi perpajakan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia profesi, lembaga pendidikan, dan otoritas pajak.

Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, mengatakan bahwa kepatuhan pajak tidak cukup dibangun melalui penegakan aturan semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kesadaran harus diawali dengan edukasi yang berkelanjutan sehingga masyarakat memahami pentingnya pajak sebagai instrumen pembangunan.

“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan berkualitas agar wajib pajak, khususnya di Kabupaten Sumenep, semakin memahami hak dan kewajibannya. Pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa,” kata Dr. Naghfir dalam keterangan tertulis, Jum’at (30/07/2026).

Ia menegaskan, kolaborasi dengan KPP Pratama Sumenep merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi perpajakan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kepatuhan yang lahir dari kesadaran, bukan karena rasa takut terhadap sanksi.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin menghadirkan edukasi yang relevan, mudah dipahami, dan mampu menjawab berbagai persoalan perpajakan yang dihadapi masyarakat maupun para profesional. Semakin tinggi literasi pajak, semakin kuat pula fondasi pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala KPP Pratama Sumenep, Mohammad Rasyid Ridho, memaparkan berbagai ketentuan perpajakan terkini sekaligus berdialog dengan peserta mengenai implementasi aturan di lapangan.

Baca Juga:  Polantas Menyapa, Teguran Humanis Satlantas Polresta Sumenep untuk Keselamatan Pengendara

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan selama sesi diskusi berlangsung.

Sebagai simbol penghormatan sekaligus penguatan hubungan kelembagaan, Direktur Naghfir’s Institute menyerahkan cendera mata kepada Kepala KPP Pratama Sumenep.

Momen tersebut menjadi penegas komitmen kedua pihak untuk terus membangun kerja sama dalam meningkatkan kesadaran perpajakan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Asta Adipoday di Ujung Timur Sumenep Tetap Ramai Peziarah, Jejak Sejarah Pulau Sepudi yang Terjaga

Lebih lanjut, Dr. Naghfir berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

“Harapan kami sederhana, yakni lahirnya masyarakat yang sadar, paham, dan patuh terhadap aturan perpajakan. Ketika kesadaran itu tumbuh, maka kontribusi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin besar,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Naghfir’s Institute dan Pengda PPAT Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan membangun budaya taat pajak.

Edukasi, kolaborasi, dan sinergi diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem perpajakan yang semakin kuat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru