SUMENEP, OkeDailyJatim – Upaya membangun budaya taat pajak di Kabupaten Sumenep terus diperkuat. Naghfir’s Institute bersama Pengurus Daerah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi perpajakan yang menghadirkan langsung Kepala KPP Pratama Sumenep, Mohammad Rasyid Ridho, sebagai narasumber utama.
Kegiatan yang diikuti para anggota PPAT, praktisi, dan peserta dari berbagai kalangan itu menjadi ruang edukasi untuk memperdalam pemahaman mengenai regulasi perpajakan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia profesi, lembaga pendidikan, dan otoritas pajak.
Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, mengatakan bahwa kepatuhan pajak tidak cukup dibangun melalui penegakan aturan semata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kesadaran harus diawali dengan edukasi yang berkelanjutan sehingga masyarakat memahami pentingnya pajak sebagai instrumen pembangunan.
“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan berkualitas agar wajib pajak, khususnya di Kabupaten Sumenep, semakin memahami hak dan kewajibannya. Pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa,” kata Dr. Naghfir dalam keterangan tertulis, Jum’at (30/07/2026).
Ia menegaskan, kolaborasi dengan KPP Pratama Sumenep merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi perpajakan di tengah masyarakat.
Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kepatuhan yang lahir dari kesadaran, bukan karena rasa takut terhadap sanksi.
“Melalui kolaborasi ini kami ingin menghadirkan edukasi yang relevan, mudah dipahami, dan mampu menjawab berbagai persoalan perpajakan yang dihadapi masyarakat maupun para profesional. Semakin tinggi literasi pajak, semakin kuat pula fondasi pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KPP Pratama Sumenep, Mohammad Rasyid Ridho, memaparkan berbagai ketentuan perpajakan terkini sekaligus berdialog dengan peserta mengenai implementasi aturan di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan selama sesi diskusi berlangsung.
Sebagai simbol penghormatan sekaligus penguatan hubungan kelembagaan, Direktur Naghfir’s Institute menyerahkan cendera mata kepada Kepala KPP Pratama Sumenep.
Momen tersebut menjadi penegas komitmen kedua pihak untuk terus membangun kerja sama dalam meningkatkan kesadaran perpajakan di Kabupaten Sumenep.
Lebih lanjut, Dr. Naghfir berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.
“Harapan kami sederhana, yakni lahirnya masyarakat yang sadar, paham, dan patuh terhadap aturan perpajakan. Ketika kesadaran itu tumbuh, maka kontribusi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin besar,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Naghfir’s Institute dan Pengda PPAT Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan membangun budaya taat pajak.
Edukasi, kolaborasi, dan sinergi diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem perpajakan yang semakin kuat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sumenep.
Penulis : Slamet Bae
Editor : Syahid Badri
Sumber Berita: OkeDailyJatim















