Meningkatnya Kasus Narkoba, Masa Depan Generasi Sumenep Dipertaruhkan

- Editorial Team

Senin, 10 Agustus 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meningkatnya Kasus Narkoba, Masa Depan Generasi Sumenep Dipertaruhkan

Meningkatnya Kasus Narkoba, Masa Depan Generasi Sumenep Dipertaruhkan

SUMENEP, OkeDailyJatim –Kabupaten Sumenep dikenal sebagai daerah yang religius, kaya akan budaya, serta memiliki generasi muda dengan potensi besar. Namun, di tengah berbagai prestasi dan harapan tersebut, ancaman penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang semakin perlu mendapat perhatian serius.

Data yang dirilis aparat penegak hukum menunjukkan adanya peningkatan pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Sumenep. Sepanjang 2025, Polres Sumenep mengungkap 70 kasus narkoba dengan 98 tersangka. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 45 kasus dengan 68 tersangka.

Peningkatan tersebut menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat. Terlebih, barang bukti yang diamankan aparat juga menunjukkan adanya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang dalam jumlah yang tidak sedikit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini tidak boleh hanya dilihat sebagai persoalan penegakan hukum. Di balik setiap kasus narkoba, terdapat ancaman terhadap masa depan manusia, keluarga, dan generasi penerus.

Baca Juga:  Waspada! Angin 25 Knot Diprediksi Hantam Sumenep, Ini Imbauan BMKG

Fenomena penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan remaja juga menjadi perhatian yang memprihatinkan. Adanya dugaan keterlibatan pelajar dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat langkah pencegahan, bukan sekadar menunggu hingga korban berjatuhan.

Generasi muda seharusnya mendapatkan ruang untuk berkembang, belajar, berkarya, dan meraih cita-cita. Karena itu, lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat harus menjadi benteng pertama dalam mencegah mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Persoalan narkoba bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum. Pencegahan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, BNN, Dinas Pendidikan, sekolah, keluarga, organisasi kepemudaan, tokoh agama, hingga masyarakat.

Baca Juga:  Upacara HUT ke-81 RI di Manding Diikuti Eks Napiter, Bakesbangpol Sumenep Kobarkan Semangat Persatuan dan Kesatuan NKRI

Langkah represif tetap penting untuk memutus jaringan peredaran narkoba. Namun, upaya tersebut harus berjalan beriringan dengan edukasi, pembinaan karakter, pendampingan remaja, serta pengawasan yang berkelanjutan.

Atas kondisi tersebut, Lembaga Anti Narkoba (LAN) PC IPNU Kabupaten Sumenep mengajak Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk semakin memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Edukasi tentang bahaya narkoba di lingkungan sekolah perlu diperluas. Pembentukan relawan atau satuan tugas antinarkoba di lingkungan pendidikan juga perlu didorong. Selain itu, program pembinaan dan kegiatan positif bagi remaja harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

Pencegahan harus dilakukan sebelum seorang anak menjadi korban.

LAN PC IPNU Kabupaten Sumenep menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun gerakan bersama melawan narkoba.

Baca Juga:  4 Lomba Meriahkan HUT ke-81 RI, DWP Bappeda Sumenep Penuh Keceriaan

Sebab, menyelamatkan satu pelajar dari ancaman narkoba bukan hanya menyelamatkan satu individu. Di dalamnya ada masa depan keluarga, lingkungan, bahkan masa depan generasi Sumenep.

Hari ini masih ada kesempatan untuk bertindak.

Jangan sampai masyarakat baru tersadar setelah narkoba merenggut terlalu banyak mimpi dan masa depan anak-anak Sumenep. Sudah saatnya seluruh elemen daerah berdiri dalam satu barisan untuk memperkuat pencegahan, mempersempit ruang peredaran, dan memberikan masa depan yang lebih sehat bagi generasi muda.

Sumenep harus menjadi daerah yang aman bagi tumbuhnya generasi berprestasi, berkarakter, dan terbebas dari ancaman narkoba.

Facebook Comments Box

Penulis : Moh. Hendiyansyah Direktur Lembaga Anti Narkoba PC IPNU Kabupaten Sumenep

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN
BUMDesma Bluto Tumbuh Pesat, Modal Rp750 Juta Kini Menembus Rp6,5 Miliar
SonGENnep FC Pastikan Tiket Liga Nusantara Jatim 2026, Bawa Asa Baru Futsal Sumenep
Spektakuler! Pestapora 2026 di Dasuk Sumenep Satukan Budaya Desa, Kreativitas, dan UMKM

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:19 WIB

4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN

Berita Terbaru